Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur AKP Tono Listianto mengatakan pihaknya masih mendalami motif duel maut antar siswa SMP dan MTs yang mengakibatkan satu orang tewas.
Polisi juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga sekitar lokasi kejadian. Pihaknya akan menyelidiki penyebab pasti duel berujung maut yang videonya viral di media sosial, di mana empat orang pelajar terlibat baku hantam di atas jembatan di wilayah selatan Cianjur dan disaksikan pelajar lainnya tanpa ada yang melerai.
“Saat ini sudah diamankan 13 orang pelajar dari kedua kelompok yang terlibat duel berakhir maut. Kami akan lakukan pemeriksaan lebih dalam agar aksi serupa tidak kembali terulang, kami minta orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak,” katanya.(*)






