Featured

Tiga Siswi MAN 1 Tulungagung Sabet Posisi II Lomba KIR Tingkat Nasional

×

Tiga Siswi MAN 1 Tulungagung Sabet Posisi II Lomba KIR Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

’’Prosesnya, kapas pembalut kami buat menjadi bubur, kemudian dicampur dengan kanji agar dapat menggumpal. Lantas, dicetak. Setelah dicetak, dijemur dan harus benar-benar jauh dari air agar kering sempurna,’’ bebernya.

Dhea menambahkan, mengatur perbandingan antara bahan bubur dan lem kanji juga menjadi kendala. Jika terlalu banyak lem,
briket tidak bisa digunakan. Jika kurang lem, briket bakal pecah, bahkan hancur. Selama brainstorming dan percobaan,
ketiganya pernah mual lantaran bahan baku yang digunakan terkadang mengeluarkan bau tak sedap.

Bank bjb Tandamata

’’Sempat merasa jijik. Tapi, kata pembimbing kami, penelitian tidak mengenal kata jijik. Ditambah rasa penasaran kami
dengan hasilnya. Itu yang menjadi motivasi kami,’’ terangnya.

Ketiganya memerlukan waktu sekitar sebulan untuk menyelesaikan percobaan. Hingga pada 24 November, mereka berhasil mengumpulkan laporan penelitian pada panitia penyelenggara lomba. Untuk persiapan presentasi pun, warga Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, itu hanya memiliki waktu kurang lebih tiga hari.

’’Karena waktunya juga sudah mepet, dengan keterbatasan yang ada, kami berusaha semaksimal mungkin,’’ jelasnya.

 

(*/and/c4/diq)