Featured

Tersiksa Glossopharyngeal Neuralgia sampai Sulit Menelan

×

Tersiksa Glossopharyngeal Neuralgia sampai Sulit Menelan

Sebarkan artikel ini

Selain menimbulkan nyeri yang tidak tertahankan, kondisi tersebut bisa membahayakan. ’’Saraf IX ini kan dekat dengan saraf X yang mengatur jantung. Jadi, ada kemungkinan bisa terganggu sehingga tekanan darah anjlok,’’ tambah dr Gigih Pramono SpBS saat ditemui di RS Bedah Surabaya. Pada kondisi ekstrem, bisa sampai timbul kejang.

Gigih maupun Sofyanto yang menangani Tan serta Dewi menyarankan operasi. Metode yang digunakan adalah microvascular decompression. Sebuah teknik operasi minimal invasif untuk memisahkan pembuluh darah yang menempel pada saraf.

Bank bjb Tandamata

Operasi jenis itu menyasar bagian belakang telinga. Sayatannya hanya 3–4 cm. Operator bedah menggunakan mikroskop plus alat neuroendoskopi. Identifikasi kelainan pun lebih jelas terlihat. Begitu target ditemukan, tekanan segera dihilangkan.

Pilihan tindakan, menggunakan teflon pledge sebagai bantalan pemisah. Atau, memindahkan pembuluh darah ke lokasi lain agar tak lagi menekan saraf. Pada pasien tersebut, tim dokter memasang teflon pledge. ’’Penyekat ini berfungsi seumur hidup. Pasien juga tidak perlu kontrol seusai menjalani operasi,’’ jelas Gigih.

 

(*/c5/nda)