Lotek dan Karedok menjadi salah satu makanan tradional yang umumnya banyak dikonsumsi masyarakat Sunda. Makanan yang didominasi sayur-sayuran dan dilumuri sambal kacang ini makin digemari.
Selain memiliki banyak vitamin dari sayuran dan kacang-kacangan, cara membuatnya pun mudah. Namun, meski terbilang gampang, tidak semua orang bisa membuat bumbu kacang yang lezat. Terkadang banyak juga masyarakat yang ingin lebih praktis membeli bumbu kacang instan.
WIDI FITRIA, Sukabumi
Menjadi makanan yang paling digemari, membuat Lotek menjadi ladang usaha prospektif. Namun, tidak sedikit juga masyarakat yang ingin lebih berhemat dengan membuat dagangan lotek sendiri, tetapi terkadang proses pembuatan bumbu yang sulit dan kurang pas di lidah konsumen, membuat mereka memilih menggunakan sambal Lotek yang instan yang tersedia di warung-warung dan supermarket.
Momen itu dimanfaatkan oleh Yuli Aulia. Warga Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi ini sukses membawa Sambal Lotek Khas Sunda menjadi makanan global yang dipasarkan tidak hanya di pasar lokal dan nasional, tapi juga dipasarkan ke luar negeri seperti Arab Saudi dan Korea.
Yuli mengaku usaha pembuatan sambal lotek instan ini sudah dilakoni sejak 2015. Bisnis bermula saat dirinya diminta oleh saudara yang bekerja di Kementerian Daerah Tertinggal, di Bogor untuk dibuatkan sambal lotek buatannya.
Menyadari racikan sambal loteknya ini banyak disukai, dirinya berinisiatif mencoba membuat usaha sambal lotek instan. “Jadi waktu itu, sering diminta saudara yang tinggal di Bogor untuk dibikinkan sambal lotek, terus kata saudara saya ini rasanya enak banget kenapa enggak coba dibikin usaha,”terang wanita yang sudah memiliki cucu itu kepada Radar Sukabumi, Rabu(1/8).



