Pada akhir tahun 2012, JNE memisahkan divisi Logistik, menjadi unit usaha tersendiri dan terpisah dari unit kurir ekspres. Di tahun 2013, JNE siap berekspansi di bidang logistik, dengan berfokus pada layanan yang mencakup pergudangan, cargo, pengiriman jalur darat, sea freight, dan air freight. Mulai tahun 2014, JNE mempersiapkan JNE E-Commerce dan melakukan optimalisasi Mobile Applications, serta membangun 250 kantor operasional juga mempeluas jaringan hingga lebih dari 6000 outlet di seluruh Indonesia untuk bersaing dalam Asia Free Trade Area yang berjalan sejak tahun 2015.
Tri Heri selaku Branch Manager JNE Sukabumi mengakui produk oleh-oleh khas Sukabumi yang diikutsertakan dalam layanan PESONA JNE layak untuk dipasarkan dan berkualitas. Seperti salah satunya Pepes Ikan Mas Dapoer Abah.
Menurutnya, strategi JNE dalam mendukung UKM dari segi bisnis yakni melalui kemitraan/ keagenan dan PESONA.
“Hingga saat ini JNE terus membuka peluang bagi masyarakat untuk bermitra dengan menjadi agen JNE. Untuk informasi persyaratan untuk menjadi agen dapat dilihat pada website JNE halaman Solusi Bisnis, atau menghubungi kantor cabang utama JNE yang terdapat di kota-kota besar di seluruh Indonesia,” paparnya.
Pria ramah ini menuturkan, pada tahun 2010 PESONA didirikan oleh JNE sebagai dukungan dan wadah bagi para pelaku UKM untuk dapat mengembangkan usahanya, dengan perluasan pangsa pasar di dalam maupun di luar negeri.
“Mulai dari makanan, minuman, bumbu dan sambal serta kerajinan tersedia di PESONA,” paparnya.
Oleh karena itu, JNE kerap menghadirkan PESONA dalam program acara di berbagai kota, agar produk khas asal berbagai daerah termasuk dari Sukabumi dapat dikenal dan dipesan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Pada mulanya, produk–produk dalam PESONA dijual secara offline, namun kini telah dapat dipesan secara online dengan update informasi produk terkini di halaman websitehttp://PESONAnusantara.co.id/ dan juga mobile apps PESONA.
“Kini PESONA telah bekerjasama dengan lebih dari 800 produsen, dengan ribuan varian makanan khas daerah yang berasal dari seluruh Indonesia. Harga jual produk di website PESONA pun sama seperti harga jual toko oleh-oleh di kota asalnya,” bebernya.
Peluang bagi para produsen makanan khas pun masih terbuka lebar, untuk bergabung menjadi vendor PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara). Mengenai persyaratan dan caranya dapat dilihat pada website PESONA, yaitu di halaman Cara Menjadi Vendor dengan link http://PESONAnusantara.co.id/become-vendor.
“Jika para seller atau UKM dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang JNE sediakan, maka aktifitas pengiriman dapat menjadi langkah strategis yang bisa meningkatkan penjualan online mereka,” terangnya.
Memajukan UKM di seluruh penjuru Indonesia, berbagai program dan inovasi terus dilakukan baik oleh pemerintah, maupun perusahaan swasta. “JNE memiliki kesamaan misi untuk mengoptimalkan penjualan para pelaku UKM,” tegasnya.
Ikan Mas Dapoer Abah Sukabumi. SRI/RADARSUKABUMI





