Selain empat anggota keluarga Aa Jimmy, kejadian nahas itu juga menewaskan istri Ade Jigo yang bernama Meyuza. Dari informasi Apoy, selain lima orang tersebut, ada seorang lagi anggota rombongan keluarga besar Wali Management yang meninggal, yakni Julia Resnania. ”Tentu kami sangat berduka atas wafatnya keluarga Aa Jimmy dan istri Ade Jigo. Tapi, temuan dan identifikasi jenazah yang telah selesai, semua ini, juga melegakan kami,” kata Apoy.
Empat anggota keluarga Aa Jimmy itu memang tidak ditemukan dan tidak bisa diidentifikasi bersamaan. Melainkan, harus dicari ke sana kemari selama empat hari berturut-turut. Setelah kejadian Sabtu malam itu, Apoy dan tim Walicare yang mendengarkan kabar duka tersebut langsung berangkat ke Pandeglang pada Minggu pagi (23/12), sebelum fajar menyingsing. Mereka mendatangi lokasi kejadian di Tanjung Lesung Beach Hotel. Meski juga menyadari potensi risiko yang cukup berbahaya di lokasi pencarian.
Jenazah Aa Jimmy ditemukan terlebih dahulu pada Minggu siang. Apoy langsung bisa mengenali sahabat karibnya yang dikenal sebagai orang yang low profile itu. Jenazah komedian yang biasa tampil mirip dai Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym tersebut langsung dievakuasi ke lobi hotel itu bersama jenazah lain. ”Saat di lobi hotel itu, tiba-tiba ada peringatan gelombang tinggi datang lagi. Ada suara sirene peringatan dari Labuan, kami pun berlarian menjauhi pantai,” tutur Apoy.
Setelah dipastikan tidak terjadi tsunami, mereka kembali ke hotel tersebut sorenya. Hari pertama pascatsunami, jenazah istri Aa Jimmy, Hati Nurillah, juga bisa dikenali keluarga. Pencarian dilanjutkan pada Senin (24/12). Semua lokasi pengumpulan jenazah didatangi satu per satu. Dari satu puskemas ke puskemas lain di sekitar Tanjung Lesung hingga Cigeulis. ”Saat itu tentu kami masih berharap yang belum ketemu itu masih hidup. Sangat berharap,” imbuh Apoy.
Namun, pencarian Senin itu tidak membuahkan hasil yang menggembirakan. Belum ada lagi jenazah keluarga Aa Jimmy yang ditemukan. Hari itu jenazah Aa Jimmy dan istri langsung dibawa ke Cianjur untuk dimakamkan di TPU Sinarlaya. Saat pencarian langsung di banyak lokasi tersebut, semua informasi yang berkaitan dengan identitas korban juga disebarkan kepada seluruh rekan mereka. Selanjutnya, Selasa (25/12), penyisiran tim dari Walicare bahkan dilanjutkan sampai hutan bakau di sekitar Tanjung Lesung. Mereka bersama para anggota Pramuka.
Di lokasi tersebut, mereka harus bisa membedakan bau anyir ikan mati dan jenazah. Sebab, banyak pula bangkai ikan yang terdampar di sekitar hutan bakau. Di lokasi itu, setidaknya ditemukan lima jenazah. Namun, belum ada kerabat dari Aa Jimmy. Pencarian pada hari ketiga itu pun diiringi kabar tsunami susulan. Tentu mereka juga harus mencari tempat yang aman, menjauhi laut. Mereka pun bergegas keluar dari lokasi.




