Tedi menjelaskan, kalau pelaku UKM yang menerima bantuan pinjaman modal itu bagus menjalankan usaha dan dana bergulirnya lancar, pihaknya berjanji akan meningkatkan jumlah bantuan untuk para mitra binaannya di tahun depan.
“Telkom Witel Sukabumi terus mendorong UKM binaan untuk selalu meningkatkan kapasitas usahanya, karena UKM merupakan salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat,”tegasnya.
Selain itu, Tedi yang hobi bersepeda dan bersuara merdu itu menambahkan, jika Telkom tidak hanya memberikan bantuan modal untuk mereka. Tetapi juga memberikan berbagai pelatihan usaha hingga membantu memasarkan produk yang dihasilkan para UKM binaannya baik melalui pameran Telkom Craft Indonesia (TCI) di Jakarta maupun lewat situs online milik Telkom yakni Belanja.com.
Sementara itu, Manager HR & CDC Telkom Witel Sukabumi Parta Juarsa yang didampingi Asisten Manajer Teritoring di Unit Bisnis & Government Telkom Witel Sukabumi Asep Solihin menambahkan, sejauh ini rata-rata UKM binaan Telkom lancar dalam pembayaran. Tidak hanya itu, seluruh mitra binaan tersebut diberikan bunga pinjaman yang sangat kecil. Sehingga tidak memberatkan mereka dalam menjalankan usahanya.
“Triwulan ke-2/2018 ini Telkom Witel Sukabumi menyalurkan bantuan pinjaman modal usaha sebesar Rp1.702.000.000 kepada 58 UKM mitra Telkom, jumlah tersebut terdiri dari Rp502 juta untuk 25 UKM yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi dan sisanya Rp1,2 miliar untuk 33 UKM Cianjur,”terangnya.
Evaluasi perkembangan usaha mitra binaan juga rutin dilakukan. UKM terbanyak saat ini, kata Parta, lebih dominan diberikan kepada UKM yang melek internet dan mayoritas pelanggan Indihome. Sehingga mereka makin mudah menjalankan usahanya.



