DATA COVID-19 Update : 31 Maret 2020 pukul 16.00 WIB
Kasus PositifMeninggalSembuh
DKI Jakarta

747

83

48

Jawa Barat

198

21

11

Indonesia

1.528

136

81

Dunia (202 Negara)697.24333.257
EKONOMI

Produsen Permen Jahe Ketiban Berkah Corona

KOTA SUKABUMI – Beredarnya kabar jahe bisa menangkal virus Covid-19 atau corona, membuat para produsen permen jahe di Kota Sukabumi kewalahan menerima orderan. Sampai-sampai, permintaan dari konsumen melonjak hingga 100 persen.

Salah satunya diakui pemilik home industri produsen permen jahe merah di Kota Sukabumi, Aep Saefulloh.
Menurutnya, sejak beredarnya virus corona di Indonesia, permintaan permen jahe melonjak hingga 100 persen.

“Pada kondisi normal permintaan permen jahe sebanyak 600 hingga 700 kilogram per hari. kini permintaan permen jahe melonjak hingga 1 ton lebih. Di mana sekitar 90 persen dipasok ke Bekasi sisanya ke Bandung, Jakarta, dan Sukabumi,” jelasnya, kemarin (26/3).

Aep menerangkan, permintaan jahe ini meningkat di tengah merebaknya virus corona. Sebab ada anggapan jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh dari serangan corona. Namun demikian, kondisi tersebut membuat komoditas jahe mengalami kenaikan harga mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

“Sebelumnya hanya mencapai kisaran Rp 30-35 ribu per kilogram. Jahe tersebut dipasok dari Lampung dan Jawa. Di sisi lain harga gula pasir sebagai bahan pembuatan permen jahe juga naik dari Rp 12 ribu per kilogram menjadi Rp 16 ribu per kilogram. Adapun dampak dari kenaikan harga permen jahe naik dari Rp 22 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram,” bebernya.

Salah seorang pembeli Dudi (34) asal Sukabumi, mengatakan, permen jahe asal Babakan Jampang memang sudah terkenal sejak dulu. ”Sudah terkenal dan kini saya membeli karena ada informasi bisa menaikkan daya tahan tubuh menghadapi corona,” pungkasnya. (upi/t)

Loading...
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button