EKONOMIProvider

Menguak Peran MyTelkomsel Super App dalam Mendorong UMKM Sukabumi Naik Kelas

×

Menguak Peran MyTelkomsel Super App dalam Mendorong UMKM Sukabumi Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
UMKM NAIK KELAS: Program DCE Telkomsel mempermudah pelaku UMKM dalam memasarkan produk. Selain itu, Telkomsel juga memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh bersama melalui fitur yang ada di platform MyTelkomsel.
UMKM NAIK KELAS: Program DCE Telkomsel mempermudah pelaku UMKM dalam memasarkan produk. Selain itu, Telkomsel juga memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh bersama melalui fitur yang ada di platform MyTelkomsel. (ist)

SUKABUMI – Teknologi digital terbukti memainkan peran strategis dalam penyediaan barang dan jasa dalam waktu yang singkat, lebih cepat, hemat, praktis, lebih murah dan padat karya.

Ada pendapat yang terdokumentasi dengan baik bahwa digitalisasi menciptakan pertumbuhan ekonomi (Bukht dan Heeks, 2017). Digitalisasi dimungkinkan melalui teknologi informasi dan komunikasi, yang didefinisikan oleh Kabongo dan Okpara (2014, hlm. 315) sebagai “setiap perangkat atau aplikasi komunikasi, termasuk radio, televisi, telepon seluler, komputer, perangkat keras dan perangkat lunak jaringan, dan sistem satelit … dan setiap aplikasi terkait.” Dari e-commerce hingga alih daya proses bisnis, teknologi digital telah mengubah cara perusahaan beroperasi secara global (Lacity et al., 2016; Liu dan Aron, 2014).

Bank bjb Tandamata

Bukht & Heeks (2017) juga menggarisbawahi ekonomi digital tidak hanya terbatas pada aktivitas ekonomi yang berasal dari sektor digital, tetapi juga mencakup kegiatan lain yang didukung keberadaan sektor digital (digitalised economy), bahkan yang muncul sebagai akibat dari eksistensi sektor digital itu sendiri. Termasuk di dalamnya kegiatan para pelaku UMKM.

Lebih jauh lagi, teknologi ini telah merevolusi cara orang berkomunikasi dan bagaimana pemerintah terlibat dengan warga negara melalui platform e-government (Zhao et al., 2015). Implikasi dari keberhasilan implementasi teknologi digital sangat besar. Apalagi Indonesia tengah bergerak menuju cakrawala ekonomi baru, yakni Visi Indonesia Emas 2045 yang ditopang digitalisasi. Intervensi kebijakan pemerintah hingga inovasi teknologi terus diupayakan, tentunya untuk menciptakan ekosistem digital yang mapan. Aktor penting yang tak boleh hanya menjadi penonton adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Sebagaimana dilansir oleh Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2024 mencapai lebih dari 65 juta unit, yang tersebar di berbagai sektor, antara lain kuliner, freshen, kerajinan tangan, hingga teknologi digital.

Ternyata dalam perkembangannya, peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu sangat besar, di mana jumlahnya mencapai 99 persen dari keseluruhan unit usaha. sedangkan kontribusi UMKM mencapai 61 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, yang setara dengan Rp9.580 triliun. Bahkan UMKM mampu menyerap sekitar 117 juta pekerja (97%) dari total tenaga kerja yang ada di Indonesia.

Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada tahun 2024 ini menargetkan sekitar 30 juta pelaku UMKM sudah mengadopsi teknologi melalui Program UMKM Level Up.

“Di Indonesia sampai saat ini sudah ada 27 juta UMKM yang mengadopsi teknologi digital, dan di tahun ini, kami metargetkan angka ini akan meningkat menjadi 30 juta UMKM,” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, seperti dilansir pada Selasa (6/8/2024).

Menurut Nezar Patria, ternyata saat ini ada sekitar 67 persen pelaku UMKM masih dapal tahap berjuang untuk mempertahankan bisnisnya.
Untuk itu, Kementerian Kominfo berupaya memberikan solusi dengan memfasilitasi program adopsi teknologi digital bagi UMKM.

“Memang tidak mudah berhadapan dengan tekanan bisnis jangka pendek, keterbatasan keahlian, dan sumber daya yang belum memiliki kompetensi dalam adopsi teknologi baru,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan, digitalisasi akan membuka berbagai peluang bisnis, memperluas akses pasar, dan meningkatkan produktivitas pelaku UMKM.

UMKM ternyata menyumbang hingga 70 persen lapangan kerja di Indonesia, sehingga berkontribusi penting dalam perekonomian nasional.

“Sektor informal inilah yang kita harapkan dapat menjadi penopang Indonesia di tengah krisis harga, seperti yang terbukti saat pandemi COVID-19,” tandas Wamenkominfo.

Apa yang menjadi keinginan pemerintah Indonesia untuk semakin memantapkan peran UMKM di percaturan ekonomi bangsa mendapat sambutan yang hangat bukan saja dari para pelakunya sendiri, namun juga dari kalangan perusahaan nasional seperti Telkomsel.

Perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi ini terus konsisten mendukung UMKM untuk terus berkembang bahkan bisa menuju persaingan pasar global.

Bahkan komitmen Telkomsel dalam mendukung pelaku UKM naik kelas bukan klise semata. Sebagaimana riset yang dilaksanakan oleh Universitas Indonesia (UI), tepatnya Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (UI).

Dalam paparan hasil riset yang berjudul “Kontribusi Penetrasi Internet Telkomsel Terhadap Perekonomian Indonesia” menyatakan internet Telkomsel telah membantu para pelaku UMKM dalam perluasan jangkauan penjualan atau ekspansi pasar.

“Terdapat perluasan pasar yang terjadi setelah responden menggunakan internet Telkomsel untuk kegiatan usaha mereka. Market expansion UMKM naik dua kali lipat,” kata Kepala Lembaga Demografi FEB UI, I Dewa Gede Karma Wisana di Jakarta, Kamis (16/5/2024).

Dewa mengungkapkan, Lembaga Demografi FEB UI telah melakukan survei kuantitatif, kualitatif, dan analisis sekunder terhadap 1.000 orang responden pada periode Juli hingga September 2023 di lima provinsi, yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Barat dengan mempertimbangkan pertumbuhan pengguna internet di wilayah tersebut.

Berdasarkan riset, jangkauan pasar responden naik sebanyak dua kali lipat setelah menggunakan internet dari Telkomsel, dari sebelumnya 20,6 persen menjadi 46,7 persen.

Dewa menambahkan, pelaku UMKM sendiri telah secara aktif mempromosikan produknya dengan melalui e-commerce dan social-commerce seperti Facebook dan WhatsApp.

“Promosi yang dilakukan oleh pelaku UMKM itu bisa berlangsung selama 24 jam sehari dengan menggunakan jaringan Telkomsel,dan ternyata mereka mengalami peningkatan pendapatan hingga 50 persen,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Indonesia, Kembali Telkomsel meluncurkan MyTelkomsel Super App yang juga bertepatan dengan Telkomsel Award 2024 di Indonesia Arena Jakarta pada (17/7/2024). Dengan menawarkan berbagai fitur unggulan, seperti layanan digital lifestyle.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan, penyelenggaraan Telkomsel Awards 2024 dan peluncuran MyTelkomsel Super App merupakan cerminan atas komitmen strategis Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, untuk memberdayakan masyarakat dengana menyediakan konektivitas andal.

“Juga sebagai solusi inovatif dan layanan digital yang unggul guna memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta membuka peluang bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan usaha di seluruh Indonesia,” tutur Direktur Utama Telkomsel, Nugroho.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng menjelaskan, layanan pelanggan MyTelkomsel yang diluncurkan sejak tahun 2013 terus komitmen hadir untuk memberikan kemudahan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan produk dan telkomsel akan terus dikembangkan dengan memanfaatkan tehnologi terkini.

“Kini dengan hadirnya beragam fitur unggulan seperti health, travel, payment, entertainment dan commerce di MyTelkomsel Super App, kami yakin pelanggan akan memiliki pengalaman yang lebih baik, di mana kemudahan menjadi pembeda dan alasan yang kuat bagi pelanggan untuk memilih Telkomsel sebagai pilihan utamanya,” jelasnya.

Direktur Sales Telkomsel, Adiwinahyu Basuki Sigit menambahkan, MyTelkomsel Super App juga akan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi berbagai segmen pelanggan dengan memanfaatkan jalinan kerjasama strategis antara Telkomsel dan berbagai mitra korporasi. Dengan kapabilitas super app ini, pengguna dapat menikmati berbagai layanan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari layanan perbankan, solusi energi dan transportasi, hingga layanan publik.

“Melalui kapabilitas baru ini, MyTelkomsel Super App tidak hanya memudahkan aktivitas harian pelanggan tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka dengan menawarkan berbagai layanan yang lebih terintegrasi dan komprehensif,” ucapnya.

Upaya ini tampak ketika dalam Opening Ceremony UMKM Kota Sukabumi, Telkomsel Dorong UMKM Naik Kelas dengan menggunakan program Digital Creative Enterpreneur (DCE) bertempat di ruang pertemuan Setda Kota Sukabumi pada Jumat (3/05/2024).

General Manager SME Nyoman Adiyasa mengatakan, sebagai bentuk komitmen dalam membantu UMKM naik kelas, Telkomsel mempunyai program Digital Creative Enterpreneur (DCE) yang telah berjalan selama 4 tahun.

“Dengan program ini, Telkomsel mempermudah Pengusaha UMKM dalam memasarkan produk, dan Telkomsel pun membantu memasarkan produk-produk tersebut dengan menggunakan Digital Enterpressing. Sehingga pemasarannya bisa menjangkau seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

Selain itu, Telkomsel juga memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh bersama melalui fitur yang ada di platform MyTelkomsel. Ini tentu saja memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan program Telkomsel, diantaranya belanja di berbagai merchant dan UMKM lokal yang bekerja sama dengan Telkomsel.

Kehadiran MyTelkomsel sebagai aplikasi customer ini menjadi komitmen nyata dari Telkomsel dalam meningkatkan layanan di era digital, termasuk dengan kehadiran MyTelkomsel Super App dengan berbagai fitur yang tentu saja sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

MyTelkomsel Super App hadir membawa sejumlah peningkatan signifikan yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pelanggan dalam mengakses berbagai layanan Telkomsel.

Aplikasi ini kini hadir menawarkan berbagai fitur unggulan seperti layanan digital lifestyle yang mencakup kesehatan, perjalanan wisata, pembayaran hingga hiburan.

Kini, MyTelkomsel Super App terus membrikan kemudahan bagi penggunanya, dimana pelanggan dapat dengan mudah membeli paket Telkomsel Prabayar, Telkomsel Halo, IndiHome, Orbit, dan Telkomsel One dalam satu aplikasi, sehingg pelanggan bisa masuk keakun mereka. Demikian juga, MyTelkomsel juga terdapat fitur auto gift yang bisa digunakan untuk memberikan hadiah kepada kerabat atau temannya, dengan cara melakukan pembelian paket untuk orang lain secara otomatis setiap bulan.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh MyTelkomsel, sehingga menambah kepercayaan pelanggan untuk mengunakan Telkomsel, yang dibuktikan dengan jumlah pelanggannya mencapai 46 juta orang. Tentu saja ini bukti nyata pelanggan percaya kepada Telkomsel dan pelanggan juga merapa puas dengan MyTelkomsel. Aplikasi MyTelkomsel versi terbaru untuk pengguna IOS maupun Android dapat di unduh pada http://tsel.id/mytseldl. (sri)