Masalah Perizinan Masih Dikeluhkan Dunia Usaha

JAKARTA – Tidak terasa usia pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) sudah empat tahun. Dari sektor ekonomi sudah banyak yang dicapai. Namun, masih ada juga pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Misalnya, masalah perizinan yang masih dikeluhkan oleh dunia usaha.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, dalam empat tahun terakhir sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Misalnya, pembangunan infrastruktur, pembenahan perpajakan, kualitas tenaga kerja dan mengenjot investasi.

Bacaan Lainnya

“Di beberapa poin mulai membaik tapi masih ada yang jalan di tempat,” kata Shinta ujarnya di Jakarta, kemarin.
Dari sisi infrastruktur, dengan pencapaian yang ada saat ini, dunia usaha cukup puas.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah mampu mendorong penyebaran sentra ekonomi jadi lebih baik. “Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) terjadi peningkatan porsi pertumbuhan ekonomi daerah,” paparnya.

Adapun untuk investasi, Shinta menilai, pemerintah berhasil menggenjot investasi. Banyak aturan yang diregulasi untuk menarik minat investor menanamkan modalnya di Indonesia. “Namun sayangnya hal ini dicederai dengan implementasi Online Single Submission (Sistem perizinan terintegrasi secara elektronik) yang masih bermasalah,” ujarnya.

Sedangkan untuk sektor perpajakan, kata Shinta, hal ini mungkin masih harus ditingkatkan dari sisi tata cara pelaporan yang lebih efisien dan perumusan strategi fiskal yang tepat untuk mendorong industri tanpa mengganggu penerimaan negara. “Selain itu, tata cara pengajuan insentif fiskal juga harus lebih mudah,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.