Jelang Lebaran, Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu

  • Whatsapp
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Semi Modern Cibadak terlihat cukup sibuk melayani konsumen.

SUKABUMI – Harga daging sapi di Pasar Semi Modern Cibadak tembus Rp150 ribu per kilogram. Kondisi ini terjadi menjelang beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Permintaan yang tinggi diduga menjadi pemicu harga daging sapi melonjak cukup signifikan di pasaran.

Suhendi, salah satu pedagang daging di Pasar Semi Modern Cibadak mengakui, kenaikan harga daging sapi telah terjadi kurang lebih dua hari. Kendati dirinya tidak mengetahui penyebab pasti kenaikannya. Namun, permintaan dari masyarakat meningkat menjelang lebaran.

Bacaan Lainnya

“Kalau pekan lalu harganya Rp 120 ribu, sekarang jadi Rp 150 ribu karena memang permintaan banyak sedang ketersedian terbatas,” jelas Suhendi kepada Radar Sukabumi, Senin (10/5/).

Setiap harinya, Suhendi mengakui bisa menghabiskan ratusan kilogram daging sapi menjelang lebaran ini. Bahkan, terakhir Suhendi berhasil menjual 250 kilogram daging sapi lokal.

“Alhamdulillah, pembeli banyak menjelang lebaran ini jadi keberkahan kami kami pada pedagang, semoga saja kondisi ini terus terjadi hingga nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Sri Rahayu ibu rumah tangga asal Cibadak menambahkan, kendati terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan, namun dirinya tidak bisa berbuat banyak karena daging sapi merupakan menu yang harus tersedia pada labaran.

“Saya beli lima kilo gram, karena keluarga banyak di rumah, terus buat di bagikan juga ke saudara dan tetangga dekat, biasa sudah tradisi,” sebutnya.

Sebelunya, Kepala Seksi Perdagangan dan Tertib Niaga DKPUKM Kabupaten Sukabumi Iwan Wirawan mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pemantauan bahan-bahan pokok kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

“Tentunya, kami terus melakukan pantauan baik itu yang bersifat rutin melalui UPTD pasar atau monitoring dari tim gabungan, walaupun memang pasti terjadi gejolak menjelang hari raya, tetapi sejauh ini masih dalam kategori wajar,” tukasnya. (upi/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *