JAKARTA — Sholat Hajat merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim ketika ada keinginan atau hajat tertentu yang ingin dipenuhi, seperti mendapatkan pekerjaan baru, kesembuhan dari penyakit, atau mencapai tujuan tertentu dalam hidup.
Sholat Hajat ini juga bisa dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur atas nikmat atau karunia yang telah diberikan Allah SWT.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai niat Sholat Hajat, tata cara pelaksanaannya, serta beberapa doa dan bacaan zikir yang bisa diamalkan.
1. Niat Sholat Hajat
Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah dalam Islam. Niat Sholat Hajat sebaiknya dilakukan dengan tulus dan ikhlas karena hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui segala niat dan hati.
Meskipun niat ini tidak harus diucapkan dengan lisan, tetapi sangat dianjurkan untuk menyadari dan mengucapkan niat secara batin. Niat Sholat Hajat dapat diformulasikan sebagai berikut:
“Ushalli sunnatal ha’zihi salati hajati raka’ataini lillahi ta’ala”
(artinya: “Saya niat melaksanakan shalat sunnah ini dua rakaat karena Allah Ta’ala.”)
2. Tata Cara Pelaksanaan Sholat Hajat
Berikut adalah tata cara melaksanakan Sholat Hajat:
Persiapan
– Bersuci dengan wudhu atau mandi junub jika diperlukan.
– Memastikan niat Sholat Hajat telah murni karena Allah semata.
Pelaksanaan
– Sholat Hajat dilakukan dua rakaat, dengan tidak ada takbir di awal rakaat pertama.
– Setelah membaca Al-Fatihah, pada rakaat pertama, bacalah surah Al-Kafirun, dan pada rakaat kedua, bacalah surah Al-Ikhlas.
– Setelah selesai membaca surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua, takbirlah untuk sujud seperti dalam shalat pada umumnya.
– Setelah sujud kedua, lanjutkan dengan duduk di antara dua sujud dan bacalah doa dan zikir sebagai ungkapan permohonan hajat kepada Allah SWT.
– Selesai duduk di antara dua sujud, berdirilah untuk tahiyat akhir dan salam seperti dalam shalat pada umumnya.
3. Doa dan Bacaan Zikir dalam Sholat Hajat
Doa dalam Sholat Hajat dapat disampaikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Arab, sesuai dengan kemampuan dan pemahaman masing-masing individu. Beberapa contoh doa Sholat Hajat adalah:
“Allahumma inni astakhiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as’aluka min fadlikal-‘azimi, fa innaka taqdiru wa la aqdiru wa ta’lamu wa la a’lamu wa anta ‘allamul-ghuyubi. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadza al-amra khairun li fi dini wa ma’asyi wa ‘aqibati amri (atau: ‘ajili amri wa ajilihi) faqdirhuli wa yassirhuli thumma barik li fihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadza al-amra sharrun li fi dini wa ma’asyi wa ‘aqibati amri (atau: ‘ajili amri wa ajilihi) fasrifhu ‘anni wasrifni ‘anhu waqdir liyal-khaira haysu kana thumma ardini bihi.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta petunjuk kepada-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku meminta kekuatan kepada-Mu dengan qudrat-Mu, dan aku meminta karunia dari-Mu yang agung. Sungguh, Engkau Mahamampu, sedangkan aku tidak mampu dan Engkau mengetahui, sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Yang Maha Mengetahui tentang segala yang gaib.




