Program BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ribuan Petugas Sensus Pertanian Tahun 2023

SUKABUMI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau Bpjamsostek menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur untuk memberikan perlindungan kepada seluruh petugas sensus pertanian tahun 2023.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Kepala BPS Kota Sukabumi, Kepala BPS Kabupaten Sukabumi dan Kepala BPS Kabupaten Cianjur di RM Kebon Djati pada Selasa (06/06/2023) .

Bacaan Lainnya

Sebanyak 3.729 petugas sensus berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 2 program yaitu Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja sejak Juni 2023.

Oki Widya Gandha selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur yang telah peduli terhadap petugas sensus pertanian dengan mendaftarkan seluruh petugas nya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Para petugas sensus pertanian juga memiliki resiko saat melakukan sensus, oleh karena itu negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Oki

Oki menambahkan manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak, dengan iuran yang sangat terjangkau manfaat yang akan diterima jika mengalami resiko sangat besar.

Manfaat dari program JKK ini mulai dari perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai indikasi medis, homecare service. Jika meninggal akibat kecelakaan kerja mendapatkan santunan 48 kali upah, santunan sementara tidak mampu bekerja selama 12 bulan pertama mendapatkan 100 persen upah hingga program kembali bekerja atau Return To Work (RTW).

Sedangkan manfaat progam JKM yaitu santunan sebesar Rp42 juta dan beasiswa untuk dua orang anak mencapai Rp 174 juta.

“Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya untuk para pekerja sektor formal melainkan pekerja sektor informal seperti tukang ojek, nelayan, petani, pedagang juga berhak mendapatkan perlindungan agar bisa bekerja dengan tenang dan nyaman,” tutup Oki. (*/izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *