Ia menekan bahwa AS tidak perlu mencari konflik atau konfrontasi dengan China, tetapi juga tidak akan gentar menghadapi intimidasi atau paksaan. Menurutnya, posisi A di Selat Taiwan, adalah hal yang penting.
Amerika, kata Austin, sangat berkomitmen untuk mempertahankan status quo di Taiwan, di mana konflik tidak akan terjadi atau tidak dapat dihindari. “Presiden Biden sudah jelas. Amerika Serikat tidak mencari Perang Dingin baru. Dan persaingan tidak boleh meluas menjadi konflik. Dan kawasan itu tidak boleh terpecah menjadi blok-blok yang bermusuhan,” ujarnya.
Sementara pejabat AS belum mengatakan perang melawan China sudah dekat, mereka telah mempersiapkan kemungkinan itu. Pada bulan April, pasukan AS melakukan latihan di mana mereka melakukan simulasi untuk mempertahankan Taiwan dari invasi China. (*)




