Produk dari ekstra ganja yang masuk ke Thailand, baik oleh pengunjung atau melalui paket kiriman akan diatur di bawah UU yang berbeda, sesuai jenis produk. Produk tersebut kemudian akan diklasifikasikan menjadi dua jenis: produk makanan impor dan kosmetik.
Untuk mengizinkan dan mengatur produk herbal lain yang dibuat dari ekstrak ganja dan rami, pihak berwenang Thailand harus mengubah tujuh UU yang berbeda. “Perombakan itu perlu demi kenyamanan pelaku bisnis yang mengimpor ekstrak ganja untuk dijual, meskipun FDA mempromosikan produk buatan lokal,” ungkapnya.
Pemerintah juga berharap keputusan tersebut bisa membuat Thailand menjadi salah satu pemain bisnis ganja baru di dunia. Mereka juga menargetkan ganja sebagai salah satu cara menarik wisatawan.(*)




