BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Zakat Infak dan Shodaqoh Berbasis Barcode Disosialisasikan

Launching di Gor Cisaat, 19 September 2019

SUKARAJA – Untuk mengoptimalkan pelayanan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, menyelenggarakan sosialisasi Zakat Infak dan Shodaqoh (ZIS) berbasis barcode melalui aplikasi WhatsApp kepada ribuan warga di Lapangan SMP Negeri I Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, dua hari lalu.

Sosialisasi perdana ini, selain dihadiri warga dan majelis taklim, juga diikuti ribuan siswa dari wilayah I Kabupaten Sukabumi.

Seperti, Kecamatan Sukabumi, Sukaraja, Sukalarang, Cireunghas, Gegerbitung dan Kecamatan Kebonpedes.

Kepala Bagian 4 Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian Baznas Kabupaten Sukabumi, M. Kamaludin mengatakan, kegiatan sosialisasi ZIS berbasis barcode yang dipadukan dengan kegiatan khotam Al-Quran dan launching Komunitas Pelajar Pecinta Al-Quran (KPPA) ini, bertujuan untuk mempermudah seluruh warga, khsusnya bagi munfik dan muzaki untuk menunaikan zakat, infak dan shodoh.

“Dalam kegiatan ini, Baznas Kabupaten Sukabumi memanfaatkan momentum ini dengan mensosialisasikan program ZIS berbasis barcode melalui aplikasi WhatsApp, untuk mempermudah warga dalam menunaikan ZIS,” jelas M. Kamaludin kepada Radar Sukabumi.

Aplikasi ZIS berbasis barcode, sambung M. Kamaludin, meski belum launching, namun program tersebut saat ini sudah bisa digunakan seluruh munfik dan muzaki dalam menunaikan zakat, infak dan shodaqoh.

“Iya, kalau untuk teknis pelaksanaan aplikasi sudah bisa dioperasikan. Insya Allah aplikasi ini akan kita launching pada Ekposrt Zakat di Gor Cisaat pada 19 September 2019 nanti,” ujarnya.

Ia berharap, dengan terselenggaranya kegiatan, dapat mempermudah seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap sekolah untuk menunaikan zakat, infak dan shodaqoh.

“Sekarang untuk menunaikan ZIS, Baznas Kabupaten Sukabumi sebagai pengelola zakat, infak dan shodaqoh telah mempermudah pelayanannya melalui aplikasi ZIS berbasis barcode. Jadi, saat ini mereka tidak perlu datang ke kantor untuk melaporkan ZIS.

Tetapi dengan aplikasi barcode ini, para UPZ akan lebih efektif dan efisien. Semoga dengan aplikasi ini, dapat meningkatkan pengumpulan ZIS secara siginifikan, terutama di wilayah pendidikan,” bebernya.

Ketua Korwil I Komunitas Tilawah 30 Juz Sukabumi, Apep Solehudin mengatakan, ia sangat mengapresiasi mengenai program inovasi Baznas Kabupaten Sukabumi yang telah meluncurkan program ZIS berbasis barcode melalui aplikasi WhatsApp.

“Tentunya, program ini dapat mempermudah para UPZ di setiap kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sukabumi untuk menunaikan ZIS,” jelasnya.

Menurutnya, aplikasi ZIS berbasis barcode tersebut, memiliki kelebihan dan peran strategis untuk menunjang pengumpulan zakat, infak dan sodaqoh. Terlebih lagi, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah terluas se Jawa dan Bali.

“Namun, dengan adanya aplikasi ini, para UPZ di setiap kecamatan tidak akan direpotkan dengan medan dan luasan wilayah Sukabumi. Karena, aplikasi ini akan mempermudah UPZ dalam menunaikan ZIS,” pungkasnya. (den/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button