BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Wisatawan Makin Tak Terkendali, Pemkab Sukabumi Pasrah

RADARSUKABUMI.com – Kabupaten Sukabumi sejauh ini belum bisa terlepas dari wabah Covid-19. Meskipun sudah mulai melandai, namun baik ODP, PDP, atau OTG masih terus bertambah. Kondisi ini nampaknya tak bisa dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat.

Buktinya, saat long wik and para wisatawan baik lokal maupun luar Kabupaten Sukabumi bejubel di beberapa lokasi tempat wisata. Terutama sepanjang Pantai Palabuhanratu dan Ujunggenteng.

Bahkan, membludaknya wisatawan yang mengunjungi objek wisata di Kabupaten Sukabumi semakin tidak terkendali. Sejak pagi, arus lalu lintas dari Simpang Tiga Bagbagan-Palabuhanratu, Desa Cidadap Kecamatan Simpenan, hingga ke kawasan Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok padat merayap.

Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan mengatakan, peningkatan arus kendaraan terjadi sejak Sabtu. Bahkan, kemarin (28/6) dari pagi hingga menjelang siang arus lalu lintas begitu padat.

“Ya, arus lalu lintas terpantau cukup padat tapi tidak sampai terjadi kemacetan. Hanya saja memang di beberapa titik kantong parkir terjadi keluar masuk kendaraan pengunjung, membuat arus lalu lintas tersendat,” kata Nandang kepada Radar Sukabumi, Minggu (28/6).

Guna mengantisipasi kemacetan, lanjut Nandang, jajaran Satlantas Polres Sukabumi menerjunkan sejumlah personel di beberapa titik keramaian. Misalnya saja, di Simpang Tiga Gunung Butak Desa Citepus.

“Selain itu juga, ada pengalihan arus kendaraan yang pulang langsung menuju Cikidang untuk kendraan yang laik,” ungkapnya.

Sedangkan, sambung nandang, bagi kendaraan besar dialihkan dari Gunung Butak menuju Jalan Raya Jenderal Ahmad Yani menuju langsung ke Sukabumi Kota.

“Kami juga melakukan patroli hunting menggunakan sepeda motor untuk mengatur tempat keluar-masuk kendaran di objek wisata. Rinciannya patroli empat personel, di pos Gunung Butak empat personel, dan di Pos TPI Dermaga Palabuhanratu dua personel,” imbuhnya.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button