Waspadai Macet di Pintu Keluar Tol Cibadak, Pemkab Sukabumi Bakal Bangun Jalan Alternatif Pamuruyan-Kebonrandu

Jalan Alternatif Tol Cibadak Sukabumi
JALAN ALTERNATIF : Gambaran lokasi kegiatan pembangunan jalan Alternatif Pamuruyan-Kebonrandu dengan panjang 5 kilo Meter dengan luas penggunaan lahan 11 hektar. (foto : Tangkapan Layar)

“Ya tentunya kami sebagai warga menyambut baik dengan rencana pembangunan jalan Alternatif tersebut, asalkan proses pengerjaanya sesuai dan tidak menyalahi aturan yang ada, “jelasnya.

Bacaan Lainnya

Terkait hal yang negatif saat pembangunan jalan dan kontruksi, dirinya meminta dinas terkait untuk segera melakukan sosialisasi pembangunan tersebut. Pasalnya, pembangunan jalan tersebut sipatnya sangat diperlukan disaat jalan tol sudah selesai digunakan agar penumpukan kendaraan tidak terjadi.

“Harus segera disosialisasi segera, ini akan berdampak kepada mobilitas masyarakat. Kalau bisa dipercepat pembangunannya, agar ketika jalan tol cibadak ini selesai, tidak lama terjadi penumpukan kendaraan. Intinya kami sambut baik dengan catatan, proses amdalnya benar dilakukan, “tukasnya. (hnd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. Sudah diduga jauh2 hari, tol bocimi bukan solusi ngurai kemacetan Smi Bgr, karena target tujuan sesungguhnya para pendatang adalah Plara, jd wajar dan logik wkt jaman orba tol yg diagendakan utk di bangun adalah Jagoratu bkn Bocimi. Sekarang nasi sudah jd bubur otomatis konsekwensinya muncul agenda bangun jalan alternatif imbasnya Pemda hrs siapin anggaran lagi pasti tdk sedikit. #ngobang

  2. Wajib dibuatkan jln alternatif, atau lingkar luar cibadak, agar tdk terjadi penumpukan, krena pasar cibadak stlah exit tol di buka