Wisnu menargetkan perbaikan darurat rampung sebelum puncak arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Ini bagian dari antisipasi lonjakan kendaraan saat libur panjang,” tegasnya.
Meski bukan jalur utama wisata seperti arah Pelabuhanratu, ruas Sukabumi–Sagaranten sepanjang 46 km dan Sagaranten–Tegalbuleud sepanjang 43 km kerap menjadi alternatif menuju kawasan pesisir selatan.
“Dampak ke permukiman warga sejauh ini nihil. Namun kami tetap mengimbau pengendara untuk waspada, terutama saat hujan turun di area rawan pergerakan tanah,” pungkas Wisnu.(den/t)






