“Korban sempat meminta pertolongan teriak, dan saksi yang melihat langsung melakukan upaya pencarian dan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.
Sementara itu, Camat Kalibunder Encep Iwan Kartawiria mengatakan menambahkan aliran sungai Cikaso memang terlalu dalam dan memiliki arus deras sehingga korban terbawa dan tenggelam.
“Setelah ditemukan bersama pihak kepolisian, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Kalibunder, Tagana dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) kemudian mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban,” timpalnya.
“Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka, keluarga korban menolak untuk dilaksanakan autopsi terhadap jasad korban dan menerima kejadian sebagai musibah, rencana akan dikebumikan oleh pihak keluarga di TPU terdekat,” tandasnya. (ndi/d)






