“Informasi yang diterima dari pihak keluarga, korban ini mengidap sakit dan sudah pikun. Saat ke luar rumah, pihak keluarga tidak mengetahuinya hingga kemudian ditemukan sudah meninggal di sungai,” bebernya.
Menurut Astuti, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh team inafis dan di bawa ke RSUD R Samsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi, sehingga jenazah dipulangkan.
“Keluarga almarhum, menolak dilakukan autopsi dan keluarga menerima bahwa ini merupakan takdir,” pungkasnya. (bam/d)






