Warga Amuki Dua Pria Misterius Berbuat Terlarang di Simpenan Sukabumi

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Dua pemuda menjadi korban amukan massa di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (17/10/2020). Keduanya menjadi bulan-bulan warga lantaran diduga melakukan jual beli narkoba di wilayah tersebut.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Jimmy Sihite mengatakan, dua pemuda yang identitasnya belum diketahui itu ditangkap warga pada Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Sebelum digerebek, dua pemuda tersebut dicurigai dalam satu pekan terakhir ini, kerap melakukan aktivitas yang membuat warga curiga dengan selalu membawa kendaraan medekati tower yang berada di Kampung Cihurang, Desa Cidadap.

“Identitas belum ada. Bonyok duluan dipukuli warga,” kata Jummy kepada Radar Sukabumi, Sabtu (17/10).

Setelah ditangkap warga, sejumlah petugas dari Polsek Simpenan langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankannya. Setelah itu, mereka langsung digelandang ke Mapolres Sukabumi.

“Kedua pelaku ini, masih ditanyai dan dimintai keterangan. Iya, perkaranya masih didalami dan dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cidadap, Deden Anta Nurman mengatakan, penangkapan kedua pemuda itu, bermula dari kecurigaan warga terhadap mereka karena dalam satu pekan terakhir ini, kedua pemuda itu kerap melakukan aktivitas dengan membawa kendaraan medekati tower yang ada di Kampung Cihurang, Desa Cidadap.

“Awalnya warga disini tidak curiga terhadap mereka. Namun, karena setiap hari kedua pemuda itu, sering hilir mudik ke lokasi tower sambil membawa motor atau mobil,” katanya.

Kecurigaan warga semakin menjadi apabila kedua pemuda itu pulang dari lokasi tower, karena selalu ada yang datang orang yang tidak dikenal ke lokasi tower yang merupakan tempat dua pemuda tersebut. Karena merasa curiga hingga akhirnya, warga melakukan penelusuran terhadap aktivitas orang tersebut.

“Akhirnya warga sepakat untuk bersama-sama melakukan penggerebekan, saat dua orang tersebut kembali datang ke dekat tower dengan menggunakan kendaraan motor,” paparnya.

Saat digerebeg warga, ujar Deden, dua orang ini sempat melawan dan melarikan diri. Namun, aksi pelarian mereka berhasil digagalkan warga. Sehingga, mereka berhasil ditangkap.

“Karena warga disini kompak dan sudah sepakat, akhirnya mereka berhasil ditangkap warga. Saat melarikan diri dan ketangkap warga, mereka langsung dipukulin oleh massa,” bebernya.

Setelah berhasil ditangkap, kedua pemuda itu langsung diamankan warga dari amukan massa, untuk dilakukan introgasi. Saat itu, mereka mengaku kepada warga bahwa mereka merupakan penyuplay narkoba. “Jadi mereka itu datang ke kampung ini, untuk menyimpan barang narkotika di semak belukar deket tower,” pungkasnya. (Den/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *