Wakil Gubernur Jawa Barat Menangis Didoakan Janda Guru Ngaji di Cikembar

Uu Ruzhanul Ulum
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menangis saat seorang janda guru mengaji mendoakannya dengan khusuk.

SUKABUMI – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku tak kuat menahan haru hingga meneteskan air mata saat seorang janda guru mengaji anak-anak di Kampung Cilangkap, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar yang tiba-tiba mendoakannya dengan khusuk dan memberinya pesan yang menyentuh.

Hal ini, terjadi saat mantan Bupati Tasik dua periode itu, meninjau lokasi jalan rusak di ruas Jalan Pelabuhan II, sambil berdiog bersama warga Kampung Cilangkap, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar yang merupakan para peserta aksi unjuk rasa pada beberapa waktu lalu pada Kamis (05/01).

Bacaan Lainnya

Usai melakukan peninjauan jalan yang sempat diprotes warga karena dianggap mengancam keselamatan dan kesehatan warga Kecamatan Cikembar, Panglima Santri ini, selalu menyempatkan diri mendatangi rumah-rumah warga sambil mendengar keluh kesahnya.

Saat berkeliling menyapa warga, Uu menghampiri sebuah rumah seorang janda bernama Ipah (47) yang mengajar mengaji anak-anak setiap malam. Wanita berperawakan kurus yang mulai sakit-sakitan itu, sangat menggugah Uu.

Karena kondisi fisik dan kesehatannya sama sekali tak membuat dirinya kehilangan semangat untuk terus mengajari anak-anak baca Al-Quran.

“Saya kagum, tak banyak wanita yang secara lahiriah mulai sakit-sakitan dan secara ekonomi sangat pas-pasan, tapi semangat untuk mengabdi dan beramal sholeh terus bergelora.

Bahkan, saya dengar Bu Ipah itu tak memasang tarif bayaran kepada anak-anak yang diajarinya. Ini luar biasa. Buat dirinya aja serba kekurangan, tapi dia tetap mau berbagi dengan orang lain,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya, Uu pun memberikan bantuan sekedarnya yang langsung diterima Ibu Ipah dengan sujud syukur. “Ini memang bantuan tak seberapa. Tapi saya berharap ini bermanfaat buat Bu Ipah. Dan semoga kedepan akan banyak Bu Ipah yang lain, yang punya semangat juang yang luar biasa,” tandasnya.

Ipah yang tak menduga rumahnya didatangi salah satu pemimpin di Jawa Barat ini, tiba-tiba langsung memeluk Uu sambil berdoa. “Semoga Bapak Uu selalu diberi kekuatan, kesehatan dan kesabaran dalam memimpin Jawa Barat ini. Jujur saja, sebagai orang awam dan rakyat kecil, kami butuh pemimpin seperti Bapak yang sangat merakyat,” lirih Ipah.

Pada kesempatan tersebut, Ipah juga berpesan kepada Uuagar dalam menjalankan misi dan tugasnya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, selalu amanah. Tidak tergoda oleh peluang untuk menyimpang, termasuk korupsi.

“Kami sebagai orang kecil, betul-betul berharap kepada Bapak untuk membawa Jawa Barat ini makin baik, maju dan sejahtera. Dan kami percaya kepada Bapak Uu untuk mengemban amanah ini,” timpal Ipah yang membuat Uu langsung menundukkan kepalanya sambil mengucurkan air mata.

Bukan hanya itu, saat Wakil Gubernur Jawa Barat tiba di lokasi dialog bersama warga Kampung Cilangkap, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, telah disambut oleh salah seorang perwakilan warga bernama Ita Nuraeni (52) yang juga merupakan guru ngaji di wilayah kampung tersebut.

Saat itu, Ita mewakili warga di Kampung Cilalangkap RW 06/RT 01 sampai RT 3 Desa Cikembar tersebut, mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang sudah peduli dan menyempatkan waktunya untuk datang berkunjung ke kampung tersebut, sambil meneteskan air mata.

Suasana haru dan kegembiraan masyarakat tampak terlihat saat menyambut kedatangan Wakil Gubernur Jawa Barat. Bahkan, saat itu Uu pun ikut meneteskan air mata saat mendengarkan curahan masyarakat, khususnya soal jalan rusak.

“Terimakasih banyak Pak Wagub sudah bisa hadir di tengah masyarakat. Kami doakan Pak Wakil Gubernur Jawa Barat agar menjadi pemimpin yang amanah dan dicintai oleh masyarakatnya,” ujar Ita sambil mengucurkan air mata di hadapan Gubernur Jawa Barat dan Muspika Kecamatan Cikembar.

Usai mendatangi rumah-rumah warga, Uu pun didaulat warga untuk hadir makan siang bersama. “Sebagai ucapan terimakasih, kami memohon kepada Bapak Wagub untuk berkenan hadir makan liwet bareng warga diatas daun pisang.

Hanya ini cara berterimakasih kami sebagai warga kepada pemimpin yang mau mendatangi dan mendengar keluh kesah warga,” pungkas Ita yang juga merupakan anggota PKK Desa Cikembar. (Den)

Pos terkait