Wagub Uu Kunjungi Ponpes Hidayah, Bahas Soal Perda Pondok Pesantren

  • Whatsapp
Wakil Gunernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat didampingi Muspika Kecamatan Kebonpedes dan Wakapolres Sukabumi Kota saat melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Yayasan Hidayah.

SUKABUMI – Wakil Gunernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Yayasan Hidayah di Kampung Ranji, Desa/Kecamatan Kebonpedes pada Selasa (06/04/2021).

Kunjungan tersebut sengaja dilakukan selain untuk meningkatkan tali silaturahmi, juga untuk membahas soal Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren (Ponpes) yang baru disahkan pada Februari 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Uu Ruzhanul yang juga sebagai Panglima Santri Jawa Barat itu, menilai selama ini dukungan negara hanya terbatas pada sekolah formal atau sekolah agama yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) saja.

Sehingga kehadiran Perda Pesantren pun membuat ribuan sekolah keagamaan berbasis pondok pensantren di wilayah Jawa Barat bisa didukung dan dibantu secara resmi sehingga visi Jabar Juara Lahir Batin bisa terwujud tanpa diskriminasi.

“Iya, pemerintah dari Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan atau kado istimewa kepada pondok pesantren karena pesantren ini sudah jelas memberikan kontribusi yang sangat banyak kepada bangsa dan negara, bukan hanya saat kemerdekaan hari ini, tetapi juga pada perjuangaan kemerdekaan pun sudah sangat jelas,” kata Uu kepada Radar Sukabumi pada Selasa (06/04/2021).

Selain itu, ujar Uu, lahirnya Perda Pondok Pesantren ini juga termasuk dalam janji kampanye RINDU akan membuat Perda Pesantren. Karena selama ini, khususnya pesantren salafiah tidak terkaper oleh bantuan mana pun. Karena di ponpes salafiah tidak ada SD, SMP maupun SMA.

“Iya, berarti tidak terkaper oleh BOS Mendiknas, termasuk juga tidak ada MI, MA dan MTS, maka tidak terkaper juga oleh Kementrian Agama,” bebernya.

Untuk itu, dengan adanya Perda ini terdapat tiga substansi yang dapat mensejahterakan para santri maupun para kiayainya. Salah satunya, pemberdayaan pondok pesantren yang ada di seluruh Jawa Barat.

“Insya Allah akan diberdayakan dengan cara ijazah dari salafiah akan diakui oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat dan bekerjasama dengan Kanwil Provinsi Jawa Barat. Bukan hanya itu, para kiayainya juga akan dilibatkan dalam proses pembangunan,” paparnya.

Sementara itu, Camat Kebonpedes, Ali Iskandar mengatakan, dirinya merasa bersyukur karena wilayah Kecamatan Kebonpedes telah dijadikan sebagai salah satu lokasi kunjungan kerja oleh Wakil Gunernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

“Hal ini, tentunya dapat lebih mendekatkan dengan pimpinan kita untuk mendengarkan arahan sekaligus wejangan dan program penyelenggaraan pemerintah di Jawa Barat,” pungkasnya. (Den)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *