SUKABUMI – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengaku sampai saat ini pemerintah perlu media. Karena sebagai salah satu pilar demokrasi adalah kebebasan berkomunikasi, kebebasan berpendapat. Untuk itu, pemerintah perlu media untuk menyampaikan program agar bisa sampai kepada masyarakat.
“Tanpa media, (program) tidak akan sampai dengan baik. Begitu juga keinginan masyarakat sampai kepada pemerintah bisa lewat media. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan rakyatnya.
Sementara pandangan kita terbatas, maka komunikasi bisa diperpanjang dengan media. Oleh karena itu, pemerintah sangat burtuh media,” kata Uu.
Pihaknya berharap, media disamping memberikan informasi yang baik, juga bisa memberikan penguatan tentang rasa nasionalisme, rasa kebangsaan. Karena rasa nasionalisme sekarang sudah sedikit bergeser.
Oleh karena itu, media harus mampu meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa kebangsaan, termasuk persatuan dan kesatuan dan pendidikan kepada masyarakat.
“Saya atas nama pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucapkan selamat atau Milad kepada Radar Sukabumi ke-13. Dengan harapan, Radar Sukabumi tetap maju dan tetap eksis, sehingga Jabar Juara yang diidam-idamkan bisa tercapai,” tandasnya.
Sementara itu, disinggung soal pembangunan Jabar Selatan, dirinya mengaku sudah dianggarkan dalam proyek program nasional. Mulai dari pembangunan perikanan, pembangunan pariwisata dan juga yang lainnya.
Terlebih lagi, Gubernur Jawa Barat, memiliki keinginan bukan hanya wilayah Rebana yang dibangun, tetapi selatan juga dibangun.
“Biasanya, para calon Gebernur Selatan suka dijadikan alamat, tetapi esksennya kurang maksimal. Insya Allah Pak Gubernur punya program dan anggaran sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat di Jabar bagian selatan sampai ratusan triliun untuk pembangunan di Jabar Selatan ini,” bebernya.
Untuk pembangunan di tahun 2022, pria yang dijuluki sebagai Panglima Santri ini menjawab bahwa di tahun ini pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pembangunan di Jabar Tengah Selatan yang sekarang perkirakan dari Pangandaran 1.000 kilometer, jika dibangun Jabar Selatan maka jadi 370 kilometer.
Makanya, jaraknya akan lebih dekat. Kemudian akses dari Bandung ke Selatan bisa 150 kilo dengan jalan tersebut bisa jadi 70 kilo.
“Ia ini hampir setengahnya akses jalan yang sekarang. Nah setelah dibangun Jabar Tengah Selatan, jadi lebih mudah.
Sebenarnya jalan itu sudah ada, namun terpotong dengan jembatan dan jalan yang kecil dan masih ada kebun. Nah kita hanya menyambungkan jalan-jalan yang sudah ada sebelumnya. Insya Allah sekarang sudah dimulai dan rencana anggarannya sekitar Rp37 Triliun,” paparnya.
Sementara itu, CEO Radar Bogor Grup, Hazairin Sitepu mengatakan, dalam usia Radar Sukabumi yang sudah 13 tahun, dengan segala kekurangan, tentu banyak hal menyenangkan maupun tidak menyenangkannya. Tapi, itulah salah satu tugas pers, media.
“Tugas media adalah meluruskan yang bengkok maupun menerangkan yang gelap. Ada salah satu filosofi dari seorang novelis dan wartawan kawakan di amerika.
Dirinya mengatakan hanya ada dua yang dapat menerangi dunia, satu adalah matahari dan kedua adalah pers di bumi. Kita berharap filosofi ini masih berlaku. Kerja wartawan ini dengan segala kebencian siapapun, tetap mereka berusaha memberikan, menerangkan sesuatu itu,” tuturnya. (den/t)






