Update Pemakaman Eril, Pelajar dari 51 Sekolah Bandung Ikut Mengantar

Kondisi lokasi tempat pemakaman eril di  di Kecamatan Cimaung,
MULAI PADAT : Kondisi lokasi tempat pemakaman eril di  di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin. (foto : Twiter)

BANDUNG — Rasa kehilangan atas wafatnya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) menjadi duka seluruh lapisan masyarakat. Ada banyak cara untuk mengantarkan kepulangan Eril sebelum dimakamkan pada hari ini Senin (13/5).

Terbaru, para pelajar dari 51 sekolah di Kota dan Kabupaten Bandung berinisiatif memberikan doa dan melantunkan salawat kepada almarhum Eril saat berangkat dari Gedung Pakuan menuju pemakaman di pemakaman keluarga di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6) pukul 09.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, pihak mendapatkan aspirasi dari forum siswa, komunitas pelajar, dan organisasi yang berinisiatif mendoakan Eril.

Dedi menyatakan bahwa nantinya para pelajar akan berdiri di sejumlah titik pada rute yang akan dilalui jenazah Eril menuju pemakaman. “Mereka akan memberikan penghormatan, mendoakan, dan salawat kepada jenazah ananda Eril di sepanjang rute perjalanan menuju makam,” kata Dedi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar (Jaringan Radar Sukabumi), Minggu (12/6).

Usulan itu disambut baik oleh Dedi. Sebagai orang nomor satu di Dinas Pendidikan Jawa Barat dirinya merestui inisiatif dari para pelajar. Terutama, bagi para pelajar di sekolah yang masuk dalam rute iring-iringan pengantar jenazah Eril. “Saya mempersilakan kepada siswa dan siswi. Karena ananda Eril ini kan putra dari pemimpin kita di Jabar,” lanjutnya.

Meski mengizinkan, Dedi meminta para pelajar dapat tertib dalam menyampaikan doa dan melantunkan salawat bagi Eril. “Mungkin ada yang akan membawa bunga, silakan. Tapi mohon yang tertib, saat berdiri di sepanjang jalan rute yang dilalui oleh jenazah,” ucapnya.

Dedi menilai sosok almarhum Eril memang pantas dijadikan panutan dari segi akademik dan pribadinya. Hal itu pun yang dijadikan alasan para pelajar untuk menyampaikan doa dan melantunkan salawat bagi Eril sebagai penghormatan terakhir.

Di mata Dedi, sosok Eril patut diteladani karena komitmennya peduli kepada orang sekitarnya. “Sebelum mengalami musibah di Sungai Aare pun almarhum memastikan keluarganya untuk safety,” terangnya.

Dedi menjelaskan, mengantarkan dan memberikan penghormatan kepada jenazah tidak hanya dianjurkan dalam agama. Akan tetapi, sebagai indikasi pemahaman atas kehidupan sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan