BERITA UTAMA

Update Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Rusak

×

Update Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (28/12) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (28/12) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah kecamatan.

SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (28/12) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah kecamatan. Dua wilayah terdampak paling parah adalah Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Purabaya.

Di Dusun Leuwi Dinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, luapan Sungai Cimandiri menyebabkan putusnya jembatan gantung sepanjang 48 meter yang menjadi penghubung utama ke Desa Parakan Lima (Kecamatan Cikembar) dan Desa Sirnaresmi (Kecamatan Gunungguruh). Akibatnya, warga harus memutar sejauh 6 kilometer melalui Kampung Cijambe dan area Pabrik SCG untuk beraktivitas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, banjir dan longsor merusak sedikitnya 26 rumah warga di lima kampung, yaitu Kampung Cipeusing, Pentas, Sawo Jajar, Lembur Pasir, dan Gunung Buleud. Enam rumah mengalami rusak berat, sementara sisanya rusak sedang. Sebanyak lima rumah dilaporkan mengungsi, namun tidak ada korban jiwa maupun luka.

Selain kerusakan pada rumah warga, bencana ini juga berdampak pada fasilitas umum seperti tiga musala dan satu jembatan, serta merusak sekitar sembilan hektare lahan pertanian dan peternakan warga.

BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Pusdalops-PB terus melakukan pemantauan wilayah melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB. Pemantauan juga dilakukan di Pos Kolaborasi Natal dan Tahun Baru 2025 yang tersebar di Cibadak dan Palabuhanratu.

Cuaca di wilayah Sukabumi pada Senin pagi terpantau berawan dengan suhu 27°C, kelembaban 78%, dan kecepatan angin 5 km/jam dari arah barat. Hingga saat ini, belum ada peringatan dini dari BMKG terkait potensi bencana lanjutan.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dan segera melaporkan kejadian darurat ke Posko BPBD Sukabumi melalui kontak resmi yang tersedia.(**)