Tradisi Buka Puasa di Alun-alun Palabuhanratu Sukabumi

Alun-alun Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi
Suasana masyarakat saat buka puasa di Alun-alun Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Setiap daerah tentunya memiliki Alun – alun yang refresentatif untuk dijadikan tempat nongkrong warganya. Terlebih saat bulan suci Ramadan, menjadi salah satu tempat alternatif untuk ‘ngabuburit’ (Menunggu waktu buka) dan berkumpul baik dengan keluarga maupun teman dan sahabat.

Satu di antaranya di Alun-alun Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, selain lapangan yang luas juga di saat bulan puasa, banyak para pedagang musiman yang menjajakan macam -macam makanan dan siap saji. Hal tersebut menjadi daya tarik warga berkumpul bahkan menjadi tempat dan menjadi tradisi buka puasa bersama di tengah Alun alun.

Bacaan Lainnya

“Di sini banyak jajanan untuk buka puasa, dekat dengan masjid dan lapangannya juga cukup luas. Cocok buat nongkrong sambil ngabuburit bareng temen-teman,” ujar Abdul Latief kepada Radar Sukabumi, Rabu (6/4).

Maka dari itu, dirinya sengaja mengundang teman-temannya untuk buka puasa bersama di Alun alun Palabuhanratu. Menurutnya dari tahun ke tahun, lokasi yang dekat dengan kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi ini sudah terjadwal menjadi lokasi kongkow dan bukan bulan puasa saja.

“Kalau di sini makanan tinggal pilih, gak pada mahal. Jadi bisa ngirit juga dari pada harus ke restoran atau ke tempat yang mahal,” ucap Latief dibarengi dengan tawa.

Senada dengan Latief, Messy Sulistiawati warga Cisolok mengaku sengaja datang ke Alun-alun Palabuhanratu bersama dengan keluarganya untuk buka puasa di tengah ramai-ramainya Alun-alun. Bahkan dirinya sengaja membawa makananan sendiri dari rumah.

“Ya, bareng keluarga buka puasa bareng di sini, sekalian tarawih juga di Masjid Agung Palabuhanratu. Sekali-kali biar ada suasana baru saja, lagian deket juga sama keluarga di Palabuhanratu jadi sekalian nginep,” ungkapnya.

” Setiap tahun juga pasti dateng ke sini. Enak lah pokonya. Tinggal ditambah tempat sampah saja, biar pengunjung gak buang sampah sembarangan,” pungkasnya. (Ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *