SUKABUMI — Di tengah riuh suara mesin dan debu proyek, harapan warga Sukabumi perlahan terwujud. Jalan Tol Bocimi Seksi 3, yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat, kini sudah menapaki progres 71,95 persen. Setiap meter aspal yang terbentang bukan sekadar konstruksi, melainkan simbol berakhirnya era kemacetan panjang yang selama puluhan tahun menjadi rutinitas warga.
Menjelang Lebaran 2026, kabar menggembirakan datang dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Segmen Cibadak–Karangtengah sepanjang 4,9 km akan dibuka secara fungsional dan digratiskan bagi pemudik. Langkah ini menjadi “katup penyelamat” bagi arus lalu lintas yang kerap tersendat di perempatan Cibadak.
“Informasinya jalan Tol Bocimi Seksi 3 ini segera fungsional guna mengurai kepadatan arus lalu lintas saat kegiatan Lebaran nanti,” ujar Wendi Ismawan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi.
Uji coba lapangan pun sudah dilakukan. Satlantas Polres Sukabumi melaporkan bahwa segmen KM 72–76 mantap dilalui dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam. “Kalau sampai KM 76 itu mobil biasa dan minibus sudah bisa melintas karena track-nya sudah bagus,” kata Iptu M. Yanuar Fajar.
Meski begitu, jalur setelah KM 76 masih terputus. Pengerjaan terus dikebut agar konektivitas menuju Sukabumi Barat segera terwujud. Kendati gratis, BPJT menegaskan aspek keselamatan tetap jadi prioritas. Jalur hanya akan dibuka pada pagi hingga sore hari, dengan penutupan sewaktu-waktu jika cuaca ekstrem melanda.






