Sementara itu, salah seorang penjaga warung di kawasan Simpang Tiga Exit Tol Parungkuda, Erwan Agustian (26) mengatakan, bahwa saat kejadian kondisi cuaca tengah terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
“Iya, kejadiannya secara tiba-tiba. Itu kejadiannya sekira pukul 14.00 WIB,” kata Erwan.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, selain merusak beberapa atap warung juga telah menyebabkan jaringan listrik berupa kabel sempat terlepas hingga menyentuh tanah.
“Kalau untuk warung saya, Alhamdulillah aman. Tapi, warung yang ada di seberang saya atapnya berupa seng tersapu angin,” imbuhnya.
Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian pun padam.
“Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, dan sejumlah pengendara yang melintas pun dikabarkan selamat dan tidak terkena dampak langsung dari cuaca ekstrem itu,” pungkasnya. (den/d)






