Terungkap, Ini Alasan Utama Golkar ‘Tendang’ Emil

JAKARTA— Setelah rapat pleno yang memutuskan untuk mengangkat Menteri Perindustrian (Menpirin), Airlangga Hartarto menjadi ketua umum partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Ternyata berimbas pada dukungan sejumlah calon di Pilkada 2018. Salah satunya yang baru saja terjadi adalah pencabutan dukungan pada Ridwan Kamil untuk Pilgub Jabar 2018.

Hal itu terungkap dalam SK pencabutan dukungan kepada Ridwan Kamil bernomor: R-352/GOLKAR/XII/2017 perihal pencabutan surat pengesahan pasangan calon kepala daerah provinsi Jawa Barat, yang ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, tanggal 17 Desember 2017 di Jakarta. Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman mengamini surat pencabutan dukungan yang dilakukan partai beringin kepada walikota Bandung dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018. “Surat sudah dikirimkan ke DPD provinsi Jabar, nanti DPD provinsi yang akan menindaklanjuti,” kata kata Maman seperti dilangsir jawapos.com, Minggu (17/12).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, ungkap Maman, pencabutan dukungan itu ditenggarai karena Emil telah menyalahi komitmen yang telah disepakati bersama oleh Partai Golkar, yaitu memilih Daniel Muttaqin sebagai calon wakil gubernur. “Kami jadi khawatir apabila untuk diawal saja RK sudah tidak komitmen bagaimana nanti komitmen agenda-agenda program pro rakyat,” ungkapnya.

Di sisi lain, saat ini DPP Golkar sedang melakukan kajian terkait paslon pengganti yang akan diusung selanjutnya. Untuk itu, Maman mengingatkan Emil untuk tidak terlalu jumawa atas temuan survei yang menunjukan hasil elektabilitasnya tinggi. “Perlu jadi catatan buat kita semua bahwa Ahok di DKI kalah karena merasa tinggi hati, jadi hal ini perlu jadi catatan buat RK,” tuturnya. (ce1/aim/JPC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan