SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Cibeber RT4/4, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Senin (15/6/2020).
Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, insiden terjadi sekira pukul 05.00 WIB bermula ketika kendaraan tronton Hino Wing Box bernopol L 8314 UH dikemudikan Enjang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor. Tronton Hino tersebut melaju satu arah dengan kendaraan Isuzu Blind bernopol B 9242 PXS yang dikemudikan Heris.
Nahas tak terhindar, sesampainya di lokasi kejadian sewaktu melintasi jalan lurus agak menanjak, pada saat bersamaan di bahu jalan sebelah kiri berhenti kendaraan angkot Suzuki Carry bernopol F 1935 GF yang disopiri oleh Badrudin yang hendak menaikan penumpang hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Ya, dikarenakan pengemudi kendaraan Hino Tronton Wing Box kurang konsetrasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga bagian depan kendaraan tronton itu menabrak bagian belakang kendaraan Suzuki Carry Angkot dan bagian depan ISUZU mengenai bagian belakang Hino Tronton Wing Box,” ungkap Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Hermawan kepada Radar Sukabumi, kemarin (15/6).
Diduga kurang konsentrasi, lanjut Nandang, pengemudi tronton Hino terlambat menginjak rem sehingga kecelakaan tidak terhindarkan. “Di belakang ada kendaraan Isuzu Blind. Akibatnya, bagian depan kendaraan Isuzu Blind mengenai bagian belakang truk Hino,” ujarnya.
Menurut Nandang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut hanya saja kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian secara materil yang dialami korban. Kejadian ini ditangani Satlantas Polres Sukabumi,” paparnya.
Nandang menambahkan, jajaran Satlantas Polres Sukabumi tidak hentinya memberikan himbauan kepada para pengendara baik roda dua maupun roda empat. “Kami himbau pengenendara harus lebih berhati-hati dan fokus jika sedang mengendarai kendaraan. Hal itu, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (bam/rs)





