BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Tawuran Pelajar di Sukabumi Kian Bar-bar

×

Tawuran Pelajar di Sukabumi Kian Bar-bar

Sebarkan artikel ini
Tawuran-PElajar-Sukabumi

Sebelumnya pihak Polres Sukabumi mencatat, selama kurun waktu Januari-September 2021, ada empat perkara kekerasan melibatkan anak pelajar yang telah ditangani. Dari empat perkara tersebut, dua orang di antara korbannya meninggal dunia (MD).

“Dalam empat kasus itu, ada 14 orang tersangka. Dimana status penyidik 3 sudah P21 (hasil penyidikan sudah lengkap) dan satu masih tahap penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila.

Bank bjb Tandamata

Ia menjelaskan, ada beberapa pemicu atau latar belakang terjadinya perkelahian pelajar. Mulai dari saling ejek di media sosial (medsos), hingga ada histori turun terumurun bermusuhan antar almamater.

“Rata-rata hampir seluruhnya yang ditangani perkelahian atau bentrokan itu, diawali saling sindir di medsos. Saling lempar ejekan di medos yang berujung tantangan duel di suatu tempat.

Dan ada pula historis sebelumnya atau turun temurun. Entah ada kelompok satu dengan lain, ataupun institusi lain. Apapun alasannya, mereka bertemu dengan lawannya pasti tauwuran,” paparnya.

Ada berbagai jenis senjata tajam (sajam) yang kerap digunakan dalam melakukan aksi bentrokan antar pelajar. Dari mulai senjata tajam ukuran kecil, hingga besar.

“Kumpulan senjata yang digunakan oleh para siswa untuk tindak kekerasan, ada cerulit panjang dari jarak jauh pun akan terlihat. Adapun untuk menjaga diri golok mudah diselipkan di baju maupun tas,” jelas Rizka.

“Jadi rata-rata hampir semuanya itu ada tahap persiapan. Senjata sudah ditempatkan (disimpan) di titik kumpul tertentu dan sudah terencana. Jadi tidak dibawa ke sekolah,” tambah Rizka. (ris/t)