Lanjut Aah, operasi tambang illegal ini sebagai salah satu upaya untuk menyelematkan lingkungan.
Pasalnya, dengan keberadaan aktivitas Peti ini dapat menimbulkan bencana alam seperti, longsor dan lain sebagainya.
“Sebelum melakukan operasi, kami sudah melakukan persiapan bersama tim agar semua target dapat tercapai,” paparnya.
Menurutnya, dalam operasi tersebut tim gabungan dilengkapi dengan berbagai alat perlengkapan seperti cangkul, golok, linggis, garfu dan police line.
Perlengkapan ini, untuk meruntuhkan tenda biru yang dibangun para gurandil juga menutup lupang penambangan emas.
“Tim penertiban yang dipimpin langsung Pak Kapolres juga menyisir tempat pengolahan emas di wilayah Cibareno yang berbatasan langsung dengan wilayah lebak Provinsi Banten.
Semua galian ilegal kita tindak tegas dengan cara menutup semua galiannya,” pungkasnya. (bam)






