BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMIKOTA SUKABUMI

Sukabumi Terus Berbenah

×

Sukabumi Terus Berbenah

Sebarkan artikel ini
HUT-Radar-Sukabumi-ke-13

SUKABUMI – Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi terus melakukan berbagai persiapan seiring adanya percepatan mega proyek infrastruktur baik double track, jalan tol dan bendara. Misalnya saja, mempercantik wajah pusat kota dan tempat wisata guna menarik animo wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

“Saat ini kami mencoba untuk membenahi wajah Kota Sukabumi. Kenapa, karena kami berharap ketika percepatan infrastruktur ini terwujud Kota Sukabumi menjadi tujuan salah satunya wisata kuliner.

Bank bjb Tandamata

Tidak apa-apa pengunjung berwisata di kabupaten. Tetapi mereka menginap dan menikmati kulinernya di Kota Sukabumi,” ungkap Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada Radar Sukabumi, Rabu (5/10).

Kota Sukabumi sendiri diharapkan jauh lebih cantik. Karena itu, perlu adanya kerjasama yang terjalin harmonis dengan semua elemen untuk membangun Kota Sukabumi lebih baik lagi.

“Tagline kita ini ‘Sejuta Cinta, Sejuta Cerita’. Sejauh ini, kami sudah menata beberapa pusat keramaian publik seperti Lapang Merdeka, Alun-alun dan pendestrian yang akan kami lanjutkan pada tahun ini,” ujarnya.

Menurut Fahmi, pemkot akan terus menata pusat kota menjadi pendestrian yang friendly. Pemkot pun berkeinginan membuat walking tour.

“Jadi kalau ke Sukabumi, pusatnya di Lapang Merdeka. Selain itu, kami juga akan menata kawasan Rengganis. Bahkan, pak gubernur juga sudah menyepakati kawasan Rengganis menjadi salah satu pusat wisata di tahun ini,” paparnya.

Fahmi menambahkan, pemkot juga akan berupaya melakukan penguatan wisata kuliner dan penginapan agar para wisatawan nyaman ketika berkunjung di Kota Sukabumi.

“Dengan begitu, pengunjung tidak akan kemana-mana kalau ke Sukabumi. Dalam hal ini, perlu adanya kolaborasi antara kota dan kabupaten.

Ketika saya awal menjabat dengan Pak Bupati kami juga sudah membuat sebuah kesepakatan untuk saling mendukung kota mendukung dari sisi kulinernya dan penginapannya nanti kabupaten menyiapkan wisata alam nya,” lanjut Fahmi.

Dengan berbagai upaya persiapan yang dilakukan, Fahmi berharap, dapat memikat animo para pengunjung untuk menikmati wisata kuliner maupun penginapan di Kota Sukabumi. “Kami optimis ketika wajah kota lebih baik bisa memikat para wisatawan untuk berkunjung di Kota Sukabumi,” harapnya.

Tak hanya di kota, di Kabupaten Sukabumi juga pemerintah akan terus mengembangkan potensi Gurilaps atau Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai dan Seni Budaya. Apalagi Kabupaten Sukabumi memiliki Geopark-Ciletuh Palabuhanratu, yang sudah diakui oleh dunia.

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri menyebut, pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana infrastruktur di setiap titik untuk menopang semua potensi yang ada. Hal itu, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi, 5 tahun kedepan.

“Potensi Gurilaps dalam 5 tahun kedepan tentunya akan menjadi ‘surga’. Karena Gurilaps ini ada kawasan Geopark sudah mendunia, mengglobal. UNESCO Global Geopark menjadi icon kita, sehingga RPJMD kedepan yang menjadi fokus kami pemerintahan kedepan, bagaimana membangun ekonomi masyarakat kita ini dengan menciptakan sumberdaya masyarakt yang unggul,” ujar Iyos dalam acara talkshow, di Aula Gedung Graha Pena Radar Sukabumi, Rabu (05/01/2022).

Di sisi lain, melalui peningkatan agrobisnis pariwisata yang berkelanjutan, sebagai lokomotif pembangunan di Kabupaten Sukabumi dan lainnya untuk menopang bagaimana agrobisnis berjalan dengan baik, pariwisata juga dapat berjalan baik. Maka dari itu, kata Iyos pemerintah juga membentuk lembaga atau Perumda Agro Sukabumi Mandiri yang tentunya akan menjadi ofteker.

“Kehadiran Perumda inu akan memotong mata rantai para tengkulak, sehingga nilai ekonomi masyarakat atau petani ini bisa lebih tinggi atau meningkat. Selain itu, kami juga akan melakukan pacaging beras, terlebih Sukabumi mengalami surprus padi atau gabah sekitar 350 per tahun,” jelasnya.

Dijelaskan Iyos, meskipun surprus gabah tetapi tidak menjadikan label atau dikenal beras dari Sukabumi. Malah menjadi label dari darerah lain.

Maka, dengan hadirnya Agro Sukabumi Mandiri akan mengemas itu semua, sehingga kedepan menjadi ofteker dan mengelola itu dengam para petani.

“Intinya akan memotong mata rangkai tangkulak, sehingga nanti bekerjasama dengan perusahaan yang sama dengan yang lain dan akhirnya beras dikelola oleh kita dan keluarlah beras premium. Bahakan dapat dikelola dengan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) serta lainnya. Pada akhirnya masyarakat betul betul menikmati hasil beras Kota maupun Kabupaten Sukabumi,” tandasnnya. (bam/ris/t)