Sukabumi Bencana Lagi, Bencana Lagi

Bencana-Sukabumi
Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi juga mengakibatkan bencana lain seperti banjir, tanah retak dan Batu berukuran besar longso menimpa rumah warga di wilayah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Hujan dengan intensitas sedang secara terus menerus, mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi dikepung bencana. Mulai dari banjir, tanah longsor, hingga rumah roboh.

Dari data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pada Sabtu (27/11) hingga Minggu (28/11) pukul 20:00 WIB laporan sementara terjadi sejumlah bencana di beberapa kecamatan. Catatan BPBD melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, pada Sabtu, 27 November 2021 bencana tanah longsor terjadi di sejumlah titik.

Bacaan Lainnya

“Pertama di Kampung Lewigadog RT 001/RW 006 Desa Loji. Hujan mengguyur dengan intensitas terus menerus mengakibatkan tebing jalan desa mengalami longor dan menutupi jalan yang menuju Kampung Lewigadog dengan tinggi 9 meter lebar 1 meter,” ujar Dandi dalam keterangannya.

Kemudian di RT 002/005, Desa Loji, satu unit rumah warga sebagian temboknya mengalami amblas terkena longsoran tanah dan sebagian alat lain juga ikut terkena. Masih di Desa Loji tepatnya di Kampung Selagedang RT 003/RW 009 satu unit rumah milik RT setempat yang dihuni 1 KK 5 jiwa mengalami ambruk tertimpa gerusan tanah dengan luas 6 × 8 meter dan mengancam rumah yang lain.

“Sebagian puing bangunan sudah dibersihkan dan dibantu oleh warga setempa. Untuk sementara pemilik rumah sudah mengungsi di tetangganya,” paparnya.

Bencana banjir terjadi Kampung Bagbagan dengan dua ke RT-an. Yaitu RT 003, RT 002 RW 003 Desa Simpenan. Sebanyak 30 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian 1 meter akibat saluran air meluap. “Alat-alat rumah terendam, termasuk bahan makanan pokok.

Sebagian warga masih ada yang nekat menetap di rumahnya dan sebagian lagi mengungsi ke tetangga. Banjir ini terjadi setiap tahun,” ucapnya.

Lalu bencana longsor tebing di empat Kampung, antara lain kampung Cikopeng RT 05/17, Kampung Tarisi 03/17, Kampung Cibubuay 04/17 Desa Cidadap, Kampung Cipurut RT 24/ 006 Desa Cibuntu.

“Lebar longsor rata – rata 5 meter dengan tinggi tebing sekitar 6 sampai 12 m, berpotensi terus menerus, karena rawannya tebing jalan di setiap perlintasan dan harus segera ditangani oleh alat berat,” tandasnya. (ris/t)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *