Sukabumi Belum Aman

  • Whatsapp
PPKM-Sukabumi

SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali berhasil masuk PPKM Level 2. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menekankan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jangan kendor dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Seluruh pihak harus bisa menjaga agar tidak terjadi kenaikan lagi ke PPKM Level 3. “Alhamdulillah masuk PPKM Level 2 dan jangan sampai turun lagi ke Level 3,” harapnya.

Bacaan Lainnya

Sebagai rasa syukur karena masuk PPKM Level 2, aparat RT dan RW diminta tetap mengedukasi warga untuk tetap menerapkan prokes. Ingatkan warga lewat media Whatsapp (WA) grup agar gunakan masker, sehingga masyarakat sadar untuk menggunakannya. “Ingat jangan kendor, terus edukasi warga tentang prokes dimana pun berada,” ungkapnya.

Selain edukasi prokes, aparat kewilayahan harus mencontohkan mereka agar menggunakan masker. “Meskipun Level 2, tapi pandemi belum dikatakan usai karena ada kemungkinan gelombang ketiga akhir November-Desember 2021 dan Januari 2022. Sehingga harus tetap waspada,” pintanya.

Selain itu Walikota mengingatkan, jangan sampai lengah menjelang akhir tahun karena banyak kegiatan dan harus tetap dijaga protokol kesehatannya. Selain itu, cara proteksi untuk menjaga diri adalah dengan melakukan vaksinasi.

Saat ini digelar vaksinasi mendekatkan kepada warga dengan berbasis RW. Sehingga, aparat wilayah harus mengajak warga untuk divaksin. “Mari ajak warga ikut vaksinasi Covid-19. Ini merupakan ikhtiar kita bersama agar pandemi ini bisa menghilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabupaten Sukabumi masih masuk dalam ketegori PPKM Level 3 bersama 12 daerah lainnya di Jawa Barat (Jabar). Hal itu berdampak terhadap kunjungan wisatawan ke pesisir pantai Selatan Sukabumi.

Di hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, kondisi objek pesisir pantai Selatan Sukabumi terpantau sepi pengunjung. Tak seperti hari libur biasanya pada massa PPKM Level 2 yang tingka kunjungannya bisa mencapai lebih dari 50 persen.

“Wisatawan yang datang terbilang ada, tetapi terpecah di beberapa lokasi. Kalau dibandingkan dengan libur weekand hari ini, bisa disebut sepi pengunjung,” ujar Kepala Bidang Kemitraan dan Kerjasama Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Rizky Faizal kepada Radar Sukabumi, Rabu (20/10).

Rizky menegaskan, pihaknya tetap menyiagakan anggota lifeguard Balawista di setiap pos pantau untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, mengimbau kepada wisatawan maupun pelaku usaha untuk tetap berhati – hati saat beraktifitas di pesisir pantai.

“Kami rutin memberikan imbauan untuk tetap waspada dan tidak berenang ke tengah laut. Hal ini juga seiring dengan imbauan dari BMKG yang memprediksi gelombang tinggi sekitar 2,5 – 4 meter. Kalau kondisi laut saat ini ombak sedang, tetapi arus cukup kencang,” paparnya.

Di sisi lain, pihaknya juga tetap mengimbau terkait dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, karena masih dalam situasi Pandemi. Mulai dari memakai masker dan tidak berkerumun. “Tentunya kami juga mengingatkan wisatawan maupun pelaku usaha untuk tetap menerapkan atau disiplin prokes. Hal ini untuk mengantisipasi terjadi penularan covid-19 di objek wisata pantai ini,” tandasnya. (rhm/ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *