Sudah 25 Pasien di Sukabumi Meninggal Akibat Covid-19

  • Whatsapp

SUKABUMI – Jumlah kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah. Kemarin (04/11), Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi kembali mengumumkan terdapat satu pasien meninggal dunia.

Dari infoemasi yang diperoleh Radar Sukabumi, korban merupakan perempuan berusia 49 tahun warga Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros.

Bacaan Lainnya

“Pasien ini meninggal di Rumah Sakit Asyifa dengan memiliki penyakit penyerta yakni jantung,” ungkap Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hardiana kepada Radar Sukabumi, Rabu (4/11).

Sedangkan dari data GTPP, jumlah pasien positif Covid-19 juga terjadi penambahan tujuh pasien. Sehingga, jumlah total mencapai sebanyak 492 kasus. “94 pasien masih dalam masa isolasi, delapan orang meninggal dunia dan 390 lainnya telah dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Selain itu, sambung Wahyu, penambahan juga terjadi pada kasus suspect yaitu sebanyak lima kasus.

“Total suspect saat ini sebanyak 467 kasus. Rinciannya, 93 pasien dalam masa isolasi dan 374 lainnya telah selesai menjalani isolasi. Sementara kasus probable berjumlah sembilan kasus,” papar Wahyu.

Untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 ini, GTPP tidak hentinya menghimbau masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protomol keseahatan.

“Kami minta masyarakat bisa menerapkan protokol keseahatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal ini, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, GTPP Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengumumkan penambahan satu kasus positif Covid-19.

Berdasarkan rilis, kini jumlah kasus pasien positif dari awal hingga saat ini, terdapat 695 orang. Dari jumlah tersebut, 538 orang dinyatakan sembuh dan 60 orang di isolasi serta 80 orang diantaranya masih dilakukan isolasi mandiri dan 17 diantaranya meninggal dunia.

“Satu pasien yang positif Covid-19 ini, berasal dari Kecamatan Ciracap berjenis kelamin laki-laki dan berusia 30 tahun. Ia telah dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan sample swab. Sementara untuk riwayatnya, ia merupakan sales distributor makanan,” singkat.

Anggota Bidang Pengelolaan Data Publik Laporan dan Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani. (bam/den/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *