Status Siaga Bencana Banjir Bandang Cicurug Ditetapkan Selama 7 Hari

  • Whatsapp
TERBAWA ARUS : Sejumlah relawan gabungan saat berusaha melakukan evakuasi mobil yang terbawa arus dialiran anak sungai cicatih Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug.

SUKABUMI — Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengatakan pasca banjir bandang yang menyapu ratusan rumah tersebar di 12 desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, pada Senin (21/09) sore. BPBD Kabupaten Sukabumi menetapkan status siaga bencana selama tujuh hari.

“Ya Status kesiagaan itu bersifat kondusional, masih bisa diperpanjang, namun untuk sementara ini kita tetapkan kesiagaannya selama tujuh hari,”katanya kepada sejumlah wartawan

Bacaan Lainnya

Saat ini, sedikitnya sudah ada sekitar 500 personel gabungan dari BPBD, TNI/Polri, dan sejumlah relawan lainnya untuk melakukan penanganan bencana banjir bandan di Cicurug. Berdasarkan data yang masuk dari tadi malam hingga kini sudah banyak berdatangan relawan. ada sekitar 45 komunitas, serta ditambah bantuan personil TNI/Polri,” ucapnya

Untuk tim gabungan tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama arahkan untuk membersihkan material banjir bandang, sedangkan kelompok lainnya diperintahkan untuk mencari korban yang belum ditemukan.

“Satu kelompok gabungan ditugaskan untuk mencari satu korban yang terbawa arus banjir yang hingga saat ini belum ditemukan,” katanya.

Anita mengatakan, beberapa warga yang rumahnya rusak berat saat ini sudah mengungsi ke sanak keluarga terdekatnya. Sedangkan rumah masyarakat yang tidak terlalu parah kembali kerumahnya masing-masing. Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi dilokasi, sejumlah relawan dan alat berat masih berupaya membersihkan puing-puing dilokasi.

Setidaknya sudah ada tiga alat berat yang didatangkan kelokasi untuk melakukan evakuasi dilokasi banjir. Hingga kini, sejumlah relawan masih melakukan pembersihan material. Sementara sebagian warga memembantu membersihkan material yang menutupi anak sungai aliran cicatih. (hnd)

 

 

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *