SUKABUMI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, akhirnya angkat bicara terkait kondisi tiga dari empat bangunan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cibolang, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, yang sangat memprihatinkan.
Bangunan sekolah yang nyaris ambruk tersebut mengalami banyak kerusakan, mulai dari genting yang bolong, plafon rusak, hingga kayu penyangga yang lapuk akibat termakan usia.
Eka mengungkapkan bahwa pengajuan anggaran perbaikan sebenarnya sudah diajukan pada tahun 2023, sebelum dirinya menjabat sebagai Kadisdik. Namun, saat memasuki tahun 2024, data pengajuan tersebut justru hilang.
“Tahun 2023 mengajukan sebelum saya jadi kadis, ternyata di tahun 2024 datanya hilang. Padahal Plt Kadis saat itu sudah menjanjikan ada anggarannya, ternyata tidak,” kata Eka kepada Radar Sukabumi pada Selasa (25/02).
Eka mengaku baru mengetahui dua hari lalu bahwa pembangunan sekolah tersebut tidak masuk dalam anggaran tahun 2024. Padahal, pada tahun 2023, Plt Kadis sebelumnya, Jujun, telah menjanjikan adanya anggaran untuk perbaikan sekolah tersebut.
“Kenapa baru sekarang bicaranya? Nanti akan diusahakan, Insya Allah di perubahan anggaran tahun ini mudah-mudahan bisa masuk. Kalau bicara akhir 2024, otomatis sudah telat,” tambahnya.
Terkait besaran anggaran yang dibutuhkan, pihak sekolah mengajukan Rp500 juta. Eka menyatakan bahwa pihaknya akan melihat kembali dalam perubahan anggaran, mengingat saat ini terjadi pemangkasan anggaran dalam APBD.
“Insyaallah kita berusaha. Saya sebagai Kadis baru tahu informasi ini dua hari yang lalu, dan setelah melihat kondisi sekolahnya memang sangat mengkhawatirkan,” tandasnya.
“Kami berharap perubahan anggaran yang akan dipercepat bisa memberikan solusi bagi SDN Cibolang agar mendapatkan prioritas perbaikan demi keselamatan para siswa dan tenaga pengajar,” pungkasnya. (den/d)






