Tak hanya itu, RK optimis destinasi wisata Jabar dapat mengalahkan wisata yang berada di Bali. Pasalnya, dalam kurun waktu satu tahun sedikitnya 70 juta wisatawan lokal berdatangan. “Jadi itu kalau dirupiahkan bisa Rp3 triliun lebih. Targetnya satu hari sebanyak 100 juta wisatawan untuk Jabar,” pungkasnya.
Selain mengunjungi Jembatan Situ Gungung, RK juga kepincut melihat perpaduan pondok pesantren, sejarah dan budaya di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath di Jalan Merbabu, Perum Gading Kencana Asri, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Diakuir RK, kunjungannya ke pondok pesantren tersebut merupakan rangkaian silaturahmi di Kota Sukabumi. Selain pesantren ini, RK juga mengunjungi Vihara, Pasar Digital Cikundul hinggga Jembatan Gantung Cigunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
“Saya melihat, pesantren ini memiliki nilai lebih yakni budaya dan sejarah, dan hal ini harus terus dipelihara dan dilestarikan dengan baik. Selain itu, saya juga mengecek beberapa objek wisata yang bisa dijadikan objek pariwisata percontohan di Jawa Barat,” pungkasnya.
Sementara itu, Diakui Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Fajar Laksana, orang nomor nomor satu di Jawa Barat tersebut memiliki keinginan untuk membangun musium di lokasi pesantrennya. Keinginan itu muncul, setelah Ridwan Kamil melihat Musium Prabu Siliwangi yang dimiliki pesantren.






