BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Setujukah Toko di Sukabumi Tutup Selama PSBB? Ini Kata Kang Danny

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi Danny Ramdhani menggelar jajak pendapat tentang toko atau mal ditutup selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Hasilnya pun luar biasa, diklaim bahwa 95 persen netizen setuju.

“Dihitung hampir 95 persen sepakat ditutup ya,” kata Danny Ramdhani kepada Radarsukabumi.com, Selasa (12/5/2020).

Seperti diketahui bahwa salah satu penerapan PSBB adalah ditutupnya Jalan Ahmad Yani. Kebijakan ini pun berimbas pada ruas jalan lainnya, seperti Jalan Ciwangi, Jalan Kapten Harun Kabir, Jalan Perintis Kemerdekaan, hingga Jalan Jenderal Sudirman.

Danny mengaku bahwa jajak pendapat ini dilakukannya pada akun pribadi Facebook-nya. Kendati demikian, dia juga mengakui bahwa dirinya memiliki pendapat bahwa toko dan mal harus ditutup selama PSBB di Kota Sukabumi.

“Kita berharap agar PSBB bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Karena salah satu permasalahan PSBB di Kota Sukabumi adalah kerumunan yang diakibatkan oleh masyarakat yang antusias berbelanja,” ujar Danny.

Legislator dari fraksi PKS pun menyadari dan memahami bahwa akan ada pro kontra setiap kebijakan yang diambil terkait PSBB. Namun hal ini demi memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dia pun menyebutkan penerapan PSBB di daerah-daerah lain seperti Jabodetabek hingga Bandung bahwa tak sedikit mal dan toko-toko tutup sementara selama PSBB.

Sebagai solusi, kata Danny lagi, toko-toko yang tutup tersebut dapat beralih penjualan konvensional menuju ke digital seperti halnya online shop. Sebab di lain hal, terbukti bahwa bisnis online shop tidak berpengaruh dengan adanya PSBB.

“Pada intinya saya sangat setuju dan mendukung penuh segala upaya dan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi terkait PSBB ini. Saya yakin pemerintah memiliki plan A, B C dan seterusnya. Ini dikaji dan dipertimbangkan dengan sangat cermat. Ya kita lihat saja dulu bagaimana efektifitas di lapangan dikaitkan dengan laporan dari Dinas Kesehatan terkait kurva pergerakan kasus corona. Kalau masih melonjak, maka harus dilakukan upaya-upaya lebih lagi lainnya,” tegasnya lagi. (izo/rs)

Tags
loading...

2 Comments

  1. Mangga wae tutup kang asal akang tanggung waler resiko kaluarga anu gaduh toko
    Punten akang mah da libur Oge kengeng gajih thr sajaba na ! Nya Ari anu gaduh toko boroning thr meren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button