Kini, sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, sementara lainnya bertahan di lokasi bencana, membangun tempat tinggal seadanya di antara reruntuhan.
Nurdin (60), salah satu warga terdampak, juga masih menanti kepastian. Rumahnya lenyap saat ia sedang bekerja. “Begitu saya pulang, rumah sudah nggak ada. Jalan juga susah waktu itu,” kenangnya.
Harapan warga sederhana: tempat tinggal yang layak dan kepastian dari pemerintah. “Sudah hampir satu tahun nunggu. Sudah capek, Pak. Mudah-mudahan cepat ditangani,” harap Nurdin.(ndi/t)






