Dani mengaku tidak meminta bantuan ke pemerintah karena trauma. Ia memiliki pengalaman tahun sebelumnya saat berjalan kaki pulang kampung tapi dianggap modus. Kini pun ia akan menghindar saat ada petugas pengamanan mudik. “Saya takut dibilang modus, jadi natural saja berjalan kaki sampai ke Soreang,” ungkapnya.
Apabila tidak ada kendala, Dani memperkirakan akan sampai ke Soreang Bandung pada hari kedua Lebaran atau seminggu lagi. (ral/int/pojoksatu)






