Seperti yang disampaikan Ujang Dian alias Aji, koordintor pedagang di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Citepus Palabuhanratu dan Dena Nurdiana koordinator pesisir pantai Istana Presiden Citepus. Mewakili para pedagang, dirinya berharap PPKM tidak diperpanjang apalagi sampai akses berjualan ditutup.
“Bagaimana kami mendapatkan uang untuk kebutuhan sehari-hari yang sifatnya urgen. Kami juga selama masa pandemi tidak bosan mengingatkan para pedagang atau pengunjung agar mematuhi prokes.
Mudah-mudahan pandemi ini segera selesai sehingga kami leluasa berjualan dan menafkahi keluarga,” harap kedua koordinator pedagang itu.
Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman mengatakan, mengenai diperpanjang pemberlakuan PPKM di Kabupaten Sukabumi ini, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat.
“Untuk kebijakan PPKM level itu dari pusat. Tetapi kita berharap penerapan PPKM Level 4 ini terakhir hari ini. Kalau di lihat dari situasi data, Insya Allah variabel penangnan kematian kita bisa menurun jadi PPKM Level 2 atau PPKM Level 3.
Selain itu, dilihat dari tingkat paparan hanya 25 kasus per hari. Selain itu, BOR atau keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 juga kini sudah di bawah 30 persen,” kata Andi.
Untuk itu, dirinya mengaku jika dilihat dari berbagai indikator, maka dapat dipastikan saat PPKM diperpanjang, Kabupaten Sukabumi akan menurun statusnya menjadi PPKM Level 3 atau 2.(den/bam/t)






