Selama Ramadan, THM di Kabupaten Sukabumi Ditutup, Buka Seminggu Setelah Idul Fitri

Selama Ramadan 2024, Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, menerbitkan surat edaran larangan beroperasinya tempat hiburan malam (THM)
Selama Ramadan 2024, Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, menerbitkan surat edaran larangan beroperasinya tempat hiburan malam (THM)

SUKABUMI — Selama Ramadan 2024, Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, menerbitkan surat edaran larangan beroperasinya tempat hiburan malam (THM) selama berlangsungnya Ramadhan 1445 Hijriyah.

Hal tersebut, sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, dalam menjaga kekhusyukan pelaksanaan ibadan di bulan suci Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Hal demikian disampaikan Kabag Kesra Kabupaten Sukabumi, Wawan kepada Radar Sukabumi. Bahwa menurutnya, berdasarkan Surat Bupati Sukabumi Nomor 560/170-Disnaker, tanggal 23 Januari tahun 2017 tentang Tambahan Muatan Kearifan Lokal Keagamaan dalam Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB), diharapkan partisipasi dari semua pihak untuk memperhatikan dan saling menjaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan hidup beragama antar umat beragama dalam menghormati kesucian Bulan Ramadhan.

“Kalau tempat hiburan malam memang ditutup kan, itu tidak hanya untuk perusahaan yang mempekerjakan pabrik ya, termasuk yang bergerak di sektor wisata, otomatis satu bulan Ramadhan itu tidak ada kegiatan seperti itu,” kata Wawan kepada Radar Sukabumi pada Senin (18/03).

Penutupan sementara operasional THM di bulan suci Ramadhan ini, juga disesuaikan dengan berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, dan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor S Tahun 2015 tentang Larangan Prostitusi dan Perbuatan Asusila, Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 7 Tahun 2015 tentang Larangan Minuman Beralkohol, Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 3 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat dan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor SE. 1 Tahun 2024 tanggal 26 Februari 2024 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1445 Hijriah/ 2024 Masehi.

“Intinya, berdasarkan peraturan tersebut, selama Ramadhan tahun ini, seluruh THM yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi itu, untuk sementara ditutup yah. Nah, nanti mereka itu bukanya seminggu setelah Idul Fitri. Jadi, tidak langsung dua hari setelah lebaran Idul Fitri langsung buka, itu gak bisa,” tandasnya.

Ketika disinggung mengenai, jika ada THM di wilayah Kabupaten Sukabumi, beroperasi di bulan suci Ramadhan, ia menegaskan. Bahwa, sesuai dengan aturan dan SE yang sudah dilayangkan ke setiap perusahaan di Kabupaten Sukabumi, maka ancamannya bisa sampai ke pencabutan izin operasi THM tersebut.

“Kalau ada pelanggaran, nanti ada tim penindakan. Nah, bagian penegakan hukumnya dari Satpol PP. Jadi, nanti diawali disiplinnya mulai dari tingkat kecamatan dengan Forkopimcam-nya berjenjang lah nanti,” bebernya.

“Jadi, intinya jika ada temuan pelanggaran itu, nanti akan diberikan sanksi. Terutama akan diberikan peringatan pada akhirnya nanti akan dicabut izinnya kalau dia punya izin usahanya,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *