BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Sekolah Kok Bawa Gir

SUKABUMI – Lagi, lagi dan lagi!. Kelakuan para pelajar di Sukabumi bikin geram masyarakat. Bagaimana tidak, seperti tak ada efek jera, mereka terus berbuat ulah.

Kali ini, giliran enam pelajar salah satu SMK di Kota Sukabumi terpaksa digelandang ke Polres Sukabumi Kota karena kedapatan membawa senjata tajam berupa gir motor yang telah dimodivikasi.

Pelajar yang diamankan oleh Sabhara Polres Sukabumi Kota di Jalan R Syamsudin ini, diduga hendak tawuran.

Anggota Sat Sabhara Polres Sukabumi Kota, Bripda Muhammad Akbar Maulana mengungkapkan, keenam pelajar tersebut ditemukan sedang berkumpul di Jalan Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

“Mereka didapati sedang berkumpul saat kami sedang melakukan patroli rutin dalam rangka meminimalisir terjadinya potensi tawuran di kalangan pelajar,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/2).

Akbar menyebut, dari tangan salah satu pelajar SMK itu, pihaknya menemukan sebuah barang bukti yang diduga kuat sebagai alat yang akan digunakan untuk tawuran.

Loading...

“Karena gerak geriknya mencurigakan, akhirnya kami melakukan penggeledahan. Ternyata dari tangan salah satu pelajar itu kedapatan membawa gir yang biasa digunakan untuk tawuran,” sebutnya.

Akbar mengungkapkan, keenam pelajar itu ditemukan tidak jauh dari tempat mereka bersekolah. Kini, mereka dibawa ke Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan pembinaan.

“Mereka didapati pada saat bubar sekolah. Selanjutnya akan kami bawa ke Polres,”ungkapnya.

Lebih jauh Akbar menututurkan, terdapat beberapa titik yang rawan terjadinya tawuran antar pelajar di Kota Sukabumi.

Sat Sabhara Polres Sukabumi Kota akan terus melakukan pemantauan di beberapa titik tersebut untuk menekan potensi terjadinya bentrokan pelajar.

“Wilayah yang rawan terjadinya tawuran yaitu di Lapang Merdeka, Dago bawah atau Jalan iR Djuanda dan sekitar wilayah pintu hek. Kita akan terus pantau setiap jam rawan,”pungkasnya. (upi/t)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button