Sekolah di Kota Sukabumi Senin Mulai Tatap Muka

  • Whatsapp
sekolah tatap muka

SUKABUMI – Penantian untuk merasakan kembali sekolah tatap muka akhirnya berakhir. Senin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbu) Kota Sukabumi secara resmi mengeluarkan petunjuk teknis sekolah tatap muka.

Sekretaris Disdikbud Kota Sukabumi, Yemmy Yohanni mengatakan, aturan petunjuk teknis itu tertuang dalam Keputusan Kepala Disdikbud Kota Sukabumi Nomor 421/847/Bid.dikdas/IX/2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Tebatas.

Bacaan Lainnya

“Dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3 dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali, serta sesuai dengan asesmen situasi pandemi corona yang menyatakan Kota Sukabumi berada di kriteria level 3, boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas,” ucapnya.

Tapi, ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi sekolah agar bisa menggelar KBM tatap muka secara terbatas. Diantaranya yaitu sudah mendapatkan izin dari Disdikbud Kota Sukabumi, sekolah mengisi daftar periksa kesiapan tatap muka di dapodik, izin dari orang tua untuk ikut PTM terbatas, membentuk satuan tugas dengan melibatkan orang tua peserta didik danmasyarakat sekitar, semua tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan sudah divaksin sesuai SKB 4 menteri.

Selain itu, tenaga pendidik dan peserta didik harus memakai masker, sekolah harus menyediakan sarana cuci tangan, harus menyediakan pengukur suhu tubuh, handsanitizer, alat semprot disinfektan, dibuatkan jadwal setiap peserta didik masuk ke sekolah dengan bergantian, dalam pengaturan di kelas apabila peserta didiknya banyak jumlah peserta didik harus setengahnya (50%) dari jumlah yang ada.

Ditambah lagi, mengatur keluar masuk peserta didik dengan memberi tanda panah, diatur jarak orang-orang duduk dan berdiri atau mengantri minimal 1,5 meter dan memberikan tanda jaga dan setiap siswa wajib membawa makanan dan minuman dari rumah, tidak diperkenankan untuk jajan diluar sekolah.

“Alhamdulilah semua sekolah untuk jenjang SD dan SMP semua sudah siap. Begitu juga sarana dan prasarana mereka 100 persen sudah siap,” ucap Yemmy.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *