Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Masih Hilang

  • Whatsapp
EVAKUASI : Sejumlah arat berat pada saat melakukan evakuasi puing-puing yang merusak sejumlah rumah warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug

SUKABUMI — Satu korban banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, masih belum ditemukan. Berdasarkan informasi yang diterima Radar Sukabumi satu korban atas nama Anang alias Ajo (25) hingga pencarian yang dilakukan hingga pukul 17,00 WIB tidak memiliki tanda-tanda.

“Betul korban atas nama Ajo masih belum ditemukan, pencarian untuk sementara dihentikan. Dilanjut besok pagi, “ujar Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri kepada Radar Sukabumi, Selasa (22/09).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tim gabungan dari berbagai unsur sejak pagi pukul 08,00 WIB berusaha mencari korban yang hanyut akibat banjir bandang. Namun, hasilnya masih nihil. Diketahui, korban Ajo hayut bersama rekan kerjanya sebagai pembuat roti Jeje alias Juned (60) yang jasadnya sudah ditemukan tewas di Kampung Cibuntu.

“Dua orang hari ini ditemukan satu diwilayah diwilayah Tenjojaya Cibadak atas nama Hasyim, satu jenazah atas nama Jeje Jured ditemukan diwilayah Parungkuda. Sementara untuk satu korban lagi Tim gabungan dari berbagai unsur melakukan penyisiran atau pencarian aliran Sungai Cicatih hingga wilayah Ubrug, Kecamatan Warungkiara, “beberanya.

Sesuai dengan SOP, untuk sementara pencarian dihentikan. Pencarian akan dilanjutkan hingga hingga tujuh hari ke depan. “Sekarang kita hentikan dulu, besok dilanjut lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, dalam bencana itu menghanyutkan tiga warga. Dua di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi tewas yakni Jeje alias Juned (60) tercatat warga Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug. Satu lagi bernama Hasysim (60), warga Kampung Aspol, Kelurahan Cicurug Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. (hnd)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *