Satu Jamaah Haji Sukabumi, Kembali Gugur

  • Whatsapp
Ilustrasi Jemaah Haji

SUKABUMI – Tahun ini, 1.582 warga Kabupaten Sukabumi pergi ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji. Dari jumlah keseluruhan, hingga saat ini jamaah yang meninggal berjumlah dua orang. Panitia Pelaksana Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi pun berharap, jamaah dari dua kelompok terbang yang masih di tanah suci kondisinya sehat dan bisa pulang serta berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, jamaah haji yang meninggal dunia itu adalah Ues Sukaesih (58) binti Supriatna warga Kecamatan Nagrak. Ia meninggal saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) An Nur Mekah pada 9 Agustus 2019 sekira pukul 10.15 waktu setempat. Sementara satu orang lagi adalah Acun Akib Juhali, warga Kecamatan Ciracap.

Bacaan Lainnya

Ia meninggal akibat penyakit degestive disiases di Rumah Sakit Arab Saudi pada Rabu (14/8) lalu. Acun merupakan jamaah Kloter 39 dan berangkat dari KBIH Banu Ahyan, Ciracap. “Iya betul, sampai hari ini dua orang dipastikan meninggal saat menjalankan ibadah haji. Mudah-mudahan dua Kloter yang akan kembali ke tanah air, semua sehat dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya,” ujar Ketua PPIHD Kabupaten Sukabumi, Ramlan Rustandi kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Selaku Ketua PPIH Kabupaten Sukabumi, Ramlan menyampaikan permohonan maaf bila pelayanan yang diberikan masih jauh dari sempurna. Ia mengklaim, seluruh jajaran panitia sudah berusaha memberikan pelayanan yang prima dan juga maksimal kepada seluruh jamaah. Pelayanan diberikan di tempat dengan kondisi sosial, budaya, tradisi dan adat istiadat, serta iklim yang berbeda dengan di Indonesia. ”Kalau merasa tidak puas, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” jelasnya.

Ramlan berharap jamaah tidak membawa pulang kenangan yang kurang menyenangkan. Ia pun mengingatkan jamaah untuk bersyukur karena bisa berangkat dan pulang dalam kondisi sehat. Tugas jamaah setelah pulang adalah menjaga kemabruran yakni dengan mensyukuri kesempatan berhaji dan menjaga kualitas ibadah individu maupun sosial. “Pulang haji harus bisa menebarkan manfaat kepada sesama. Kami juga berdoa, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, calon jamaah asal Kabupaten Sukabumi yang berangkat ke tanah suci tahun ini berjumlah 1.582 orang. Pemberangkatan mereka dibagi pada empat kelompok terbang (Kloter), yakni Kloter 15, Kloter 39, Kloter 59 dan Kloter 69.

Untuk Kloter 15, jumlah jamaah sebanyak 404 orang dan berangkat pada 9 Juli lalu. Sementara untuk Kloter 39, jumlah jamaah sama dengan Kloter 15 yakni 404 orang jamaah. Mereka berangkat pada Rabu, 17 Juli lalu dan dijadwalkan kembali pada Rabu, 28 Agustus mendatang.

Sedangkan Kloter 59, jumlah jamaah sebanyak 370 orang. PPIHD memberangkatannya pada Rabu, 24 Juli dan rencana kembali pada 05 September. Untuk Kloter terakhir yakni Kloter 69, jumlah jamaah sebanyak 404 orang dan berangkat pada Sabtu, 27 Juli dini hari dan dijadwalkan kembali pada Minggu, 8 September mendatang. (ren)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *